oleh

Jelang Porkab, Kolam Renang KH. Muh. Tahir Sinjai Belum Juga Dibenahi

KABARSINJAI.COM, Sinjai – Kondisi kolam renang KH Muh Tahir Sinjai yang tutup sejak Oktober 2018 lalu, membuat pengurus Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Sinjai harus memutar otak.

Pasalnya, kolam renang yang diresmikan pada tahun 2011 ini mengalami kerusakan yang cukup parah. Sementara pelaksanaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) IV tahun 2019 tidak lama lagi dihelat.

Tidak hanya dari segi penampakan gedung dari luar yang kusam dan tidak terawat, namun kerusakan terparah ada pada lantai kolam dan isntalasi air mengakibatkan air yang ditampung kolam tersebut tidak bertahan lama (bocor).

Pelaksana Tugas (Plt) Kadispora Sinjai, Drs Muh Irvan yang dikonfirmasi tim kabarsinjai.com membenarkan kerusakan kolam yang terletak di Jantung kota Sinjai ini.

Menurutnya, karena kondisi ini lah yang membuat kolam tersebut tidak dibuka untuk umum sejak 2018 lalu. ” Memang ada beberapa fasilitas yang rusak, seperti tegel yang retak pada kolam makanya ditutup sementara, jangan sampai melukai masyarakat atau atlet renang kita,” ujarnya.

Namun kondisi ini tidak menyurutkan niat Dispora Sinjai untuk mensukseskan pelaksanan Porkab IV mendatang. Sebab kata Irvan yang juga Ketua Umum PRSI Sinjai, pihaknya telah mengambil langkah jangka pendek mengenai kerusakan tersebut.

Kolam renang KH Muh Tahir Sinja tampak dari luar. (doc/Adi)

” Hasil rapat beberapa waktu lalu kita dari Dispora dan PRSI akan lakukan pembenahan khusus pada kolam dulu seperti lantai kolam dan instalasi air yang memang butuh perbaikan agar bisa dipakai Porkab,” sambungnya.

Rencananya, pembenahan dijadwalkan bulan ini dan akan diuji coba akhir bulan ini juga. ” Mudah-mudahan setelah diuji coba akhir Juli nanti sudah layak kembali dipakai untuk Porkab,” jelasnya.

Sedangkan rehabilitasi kolam renang KH Muh Tahir sesuai standar PRSI Sulsel, ungkapnya, kembali akan diusulkan pada 2020 mendatang, sebagai persiapan pelaksanaan Porprov 2022.

Sekedar informasi, penutupan kolam renang KH Muh Tahir mengakibatkan realisasi PAD Dispora Sinjai tidak memenuhi target dan hanya menyumbang PAD sebesar Rp.58 juta lebih dari target PAD sebesar Rp100 juta. (Adi)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU