Jembatan Gantung Penghubung Bulupoddo-Bontocani Akhirnya Rampung, Panjangnya Mencapai 75 Meter

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Cukup menghabiskan waktu, sekitar delapan hari lamanya bagi para pekerja untuk menyelesaikan jembatan gantung diatas Sungai Tangka perbatasan Desa Tompobulu Kabupaten Sinjai dengan Desa Bana Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone tersebut.

Hasil pengerjaan pembangunan jembatan darurat itupun akhirnya selesai dan telah dipergunakan oleh warga kedua desa tersebut walau belum di resmikan penggunaannya.

Dandim 1424 Sinjai Letkol (Inf) Oo Sahrojat, yang juga Dansatgas TMMD 105 mengungkapkan, jembatan gantung tersebut memiliki panjang sekitar 75 meter dengan lebar kurang lebih 1,2 meter.

Sumber dana pembangunan Jembatan gantung tersebut, ungkapnya murni bantuan pembaca Harian Kompas melalui yayasan Kemanusiaan Kompas bekerjasama dgn Korem 141/Toddopuli.

Baca Juga: Capai 80 Persen, Pembangunan Jembatan Gantung Penghubung Bulupoddo-Bontocani Diuji Coba

Sedangkan untuk berbagai bahan material lainnya seperti kayu, batu, dan bambu, didapat dari warga sekitar lokasi Jembatan tersebut.

“Kami pun dibantu oleh warga dari kedua desa (Desa Tompobulu dan Desa Bana). Inilah persembahan kami. Hari ini (Kamis -red) kami akhirnya menyelesaikan jembatan tersebut dan semoga bermanfaat,” ungkapnya, Kamis (01/8/2019)

Sementara itu Kepala Desa Tompobulu  Mahmuddin mengatakan, jembatan gantung yang menghubungkan desanya dengan Desa Bana, Kecamatan Bonto Cani Kabupaten Bone tersebut atas kerjasama yang baik, antara Satgas TMMD 105 Kodim 1424 Sinjai dengan  tim relawan Vertical Rescue Indonesia (VRI) Bandung serta kedua warga desa perbatasan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih, kepada Satgas TMMD 105 Kodim 1424 Sinjai dan tim Relawan Vertical Rescue (VRI) Bandung, dan warga yang telah berkorban, baik tenaga atau harta. Mari kita manfaatkan dan pelihara jembatan ini,” tandasnya. (*)

Editor/Bahar