oleh

Kantor Dinas Perikanan Sinjai Dibobol OTK, Kadis: Sudah 4 Kali Terjadi

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Salah satu instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, yakni kantor Dinas Perikanan yang beralamat di Jalan Persatuan Raya Kecamatan Sinjai Utara, dibobol orang tak dikenal (OTK).

Saat dilakukan pemantauan oleh media pada Jumat pagi, (12/11/2021), kondisi kantor dalam keadaan berantakan.

Hal itu terlihat saat laci meja yang ada di setiap ruangan, termasuk di ruang Kepala Dinas Perikanan Sinjai, H. Haris Achmad dalam keadaan terbuka.

Petugas kepolisian tampak melakukan pengecekan sidik jari di meja ruangan Kadis Perikanan Sinjai. (Foto direkam pada Jumat pagi, 12 November 2021)

“Jadi pas jam 06.00 WITA pagi tadi, petugas jaga di sini datang melihat semua laci berantakan, padahal pintu utama tidak rusak. Peristiwa ini diperkirakan terjadi pada malam hari,” kata H. Haris Achmad saat ditemui.

BACA JUGA: Founder Rumah Dongeng Sinjai Terbaik Ketiga di Sulsel, Ini Prestasinya

Ia mengatakan, kantornya tersebut sudah keempat kalinya dibobol oknum tak bertanggung jawab.

Saat dilakukan pengecekan oleh petugasnya, ternyata ada salah satu terali besi jendela yang kondisinya sudah dicungkil.

Kondisi salah satu jendela di Kantor Dinas Perikanan yang dalam keadaan tercungkil. (Foto direkam pada Jumat pagi, 12 November 2021)

“Orang itu diperkirakan masuk lewat jendela ini. Kemungkinan besar seperti yang disampaikan teman-teman di sini, orang yang masuk diperkirakan sama, karena sebelumnya waktu ada yang masuk, jendela ini juga yang dicungkil,” jelasnya.

BACA JUGA: Jelang Pengumuman Hasil SKD CPNS, BKPSDMA Sinjai Sebut 898 Orang Lolos Tahap SKB

Pasca kejadian ini, semua barang berharga milik kantor, termasuk laptop, radio dan televisi dalam keadaan aman. Hanya berkas yang berantakan.

“Tadi juga sudah ada pihak kepolisian melakukan pengecekan sidik jari di setiap meja pegawai. Mudah-mudahan setelah ini, pelakunya bisa terungkap agar kejadian serupa tidak lagi terjadi,” pungkasnya.

“Kita di sini tidak punya kamera CCTV. Jadi cukup sulit untuk mengetahui pelakunya siapa,” tutupnya. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU