oleh

Kasihan, Anak Pengungsi Kerusuhan Wamena Asal Sinjai Alami Trauma

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pengungsi kerusuhan Wamena yang dijemput Pemkab Sinjai, di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar tiba, Senin (07/10/19) petang.

Kedatangan mereka tercermin suasana hati yang cukup terpukul akibat kerusuhan yang terjadi akhir September 2019 lalu. Bahkan, anak dari pengungsi yang ikut diboyong ke Sinjai mengalami trauma.

Itu diungkapkan Marwati Sanusi, salah satu orang tua dari enam anak yang ikut mengungsi ke Bumi Panrita Kitta. Ia menjelaskan, hingga kini masih mengalami trauma.

“Anak saya masih trauma. Kemarin itu saat masih di Jayapura teriak-teriak padahal mereka hanya dengar pagar di gesek-gesek”, katanya.

Baca Juga: Kisah Pilu Hayati Bersama Bayinya Mengungsi dari Wamena ke Sinjai

Tidak hanya anaknya, Marwati juga mengaku ikut trauma. Betapa tidak, sekolah ditempat Marwati mengajar juga ikut diserang oleh sekelompok orang yang tidak dikenal.

“Saya juga trauma, karena sudah dua kali mengalami insiden yang sama. Pertama Mawena berdarah pada Tahun 2000, dan ini tidak jauh dari tempat tinggal saya di Jalan Gang Nirwana”, sambung Marwati yang juga seorang PNS.

Marwati, berharap kondisi keamanan di Wamena dapat segera kondusif seperti sedia kala, sebab ia mengaku masih ingin kembali ke Wamena. “Iya, kalau kondusif saya akan kembali apalagi suami saya masih bertahan di Wamena”, jelasnya.

Sedangkan, proses keberangkatan dari Wamena ke Sinjai, ungkapnya dimulai pada tanggal 2 Oktober 2019 lalu. Ia bersama dua orang anaknya, dan lim orang lainnya yang tiba di Sinjai kembali menggunakan pesawat Hercules milik TNI ke Jayapura, lalu melanjutkan perjalanan menuju Kota Makassar menggunakan pesawat komersil.

Terpisah, Kepala Kesbangpol Sinjai Andi Jefrianto Asapa yang datang langsung menjemput pengungsi tersebut mengatakan bahwa, saat ini data yang dihimpun dari Kerukunan Sinjai Bone di Mawena ada sementara 20 Kepala Keluarga (KK) asal Sinjai.

“Ini data sementara ya, dan sementara kita akan tunggu perkembangannya, karena kemungkinan besar masih ada tambahan

Kedepan berdasarkan arahan Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa lanjut Jefrianto pihaknya diperintahkan untuk tetap melakukan koordinasi terkait jika masih ada warga Sinjai yang berkeinginan kembali.

Baca Juga: 8 Pengungsi Wamena Dijemput Pemkab Sinjai, 6 Diantaranya Anak-Anak

“Yang pasti bahwa Pemkab Sinjai siap menfasilitasi kalau ada lagi yang mau kembali Sinjai”, ujarnya.

Selain Kesbangpol, delapan pengungsi kerusuhan Wamena ini, juga turut dijemput Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai.

Sebelum diserahkan ke pihak keluarga, para pengungsi menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim kesehatan PSC 119 dan Dinkes Sinjai. (Adi)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU