oleh

Kasus Kekerasan Berujung Kematian di Gowa Terungkap, Polisi Tetapkan 7 Tersangka

KABARSINJAI.COM, Gowa, – Kepolisian Resort (Polres) Gowa, Polda Sulsel menggelar Press Release mengenai Kasus kekerasan yang menyebabkan kematian terhadap Muh. Khaidir (23) yang terjadi di Jatia Kelurahan Mata Allo Kecamatan Bajeng Kabupaten Gowa pada Senin, 10 Desember 2018 kemarin.

Press release tersebut di pimpin oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Bina Gunawan Silitonga yang bertempat di depan gedung Merah Putih Mapolres Gowa Jl. Syamsudin Sungguminasa, Somba Opu, Kabupaten Gowa, Rabu (12/12/2018).

Di hadapan awak media Shinto Bina Gunawan Silitonga menjelaskan, Tim Gabungan Polres Gowa berhasil mengamankan dan menetapkan 7 tersangka yang melakukan tindak kekerasan yang menyebabkan kematian terhadap korban (Muh Khaidir Red).

” Kami telah memeriksa 13 warga Kelurahan Mataallo-Bajeng, dan kini telah menetapkan 7 orang sebagai tersangka dalam kasus ini dengan perannya yang bermacam-macam sesuai dengan hasil pra-rekonstruksi yang dilakukan,” Jelas Shinto.

Adapun ke-7 warga Kelurahan Mataallo-Bajeng yang kini ditetapkan sebagai tersangka adalah RDN (47) ASW (26), HST (18), IDK (52), SDS (53), INA (24), dan YDS (49).

Lebih lanjut, Kapolres juga menyampaikan peranan para tersangka dalam kasus tersebut, diantaranya RDN yang berperan memprovokasi warga melalui microfon terkait adanya pencuri di TKP.

Baca Juga:
Tersangka Kasus Penyalahgunaan ADD di Sinjai Kini Ditahan di Lapas Makassar
Tidak Ada Aktivitas, Pengerjaan Jembatan Gantung Karampuang Senilai Rp. 300 Juta ‘Terbengkalai’

Sedangkan para pelaku lainnya menganiaya dengan caranya masing-masing hingga korban meninggal dunia.

“ Berdasarkan hasil pemeriksaan, para tersangka mengaku kesal dan marah terhadap perilaku korban yang tampak mata sangat agresif sewaktu kejadian,” Ujar Shinto.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti dalam perkara tersebut, diantaranya sebatang balok, sebuah papan bicara bertuliskan dilarang buang sampah, selembar sarung, pecahan kaca, sebuah stand mic, dan sebuah potongan kayu.

Tak hanya itu, sebuah tas selempang dan tas punggung milik korban, sepasang baju kemeja dan celana korban, 1 unit sepeda motor, sebuah helm korban, dan sepasang sendal jepit milik korban juga disita oleh petugas.

Kini tersangka, jelasnya, mendekam di Mapolres Gowa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ketujuh tersangka terancam dikenakan Pasal 170 ayat (2) ke-3e KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama terhadap orang yang akibatkan meninggal dunia dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (*Trib)

Editor/Irawan.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU