oleh

Kasusnya Dihentikan, Terduga Pelaku Open BO di Sinjai Dipulangkan ke Keluarga

KABARSINJAI.COM, Sinjai, –

Kasusnya Dihentikan, Terduga Pelaku Open BO di Sinjai Dipulangkan ke Keluarga

KABAR, – Masih ingatkah anda dengan penggerebekan enam orang di sebuah kamar hotel di Kota Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara pada 17 Desember 2021 lalu? Kini kasusnya dihentikan.

Sebanyak lima orang perempuan yang diduga pelaku seks komersial (PSK) bersama seorang pria yang diduga pelanggannya dalam penanganan Dinas Sosial (Dinsos) Sinjai.

Mereka masing-masing NA (22), JS (18) terduga muncikari inisial IP (23), perempuan AP (27) dan HR (24). Mereka berasal dari berbagai daerah antara lain Makassar, Gowa dan Barru dan AN (41) diduga pelanggannya.

Saat diringkus, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 pack kondom merk Sutra, uang tunai Rp300.000, serta 3 unit handphone dan mengaku menjajakan diri melalui aplikasi meechat.

Baca juga: Boyong Jajarannya Family Gathering di Tahura, Bupati ASA Bareng Istri Seru-seruan Lomba Joget Balon

Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP. Abustam saat ditanya perkembangan kasus tersebut mengungkapkan telah melimpahkan ke Dinas Sosial kabupaten Sinjai untuk dilakukan pembinaan atau rehab.

“Sudah diserahkan semua ke Dinas Sosial, terkait yang sebelumnya diduga salah satu dari lima wanita itu adalah Mucikari itu tidak terbukti setelah dilakukan penyelidikan,” jelasnya, Jumat (7/1/2022)

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Sinjai, Andi Muhammad Idnan yang dikonfirmasi awak media, membenarkan pihaknya telah menerima kelima wanita terduga PSK tersebut dari pihak Polres Sinjai yang akan direhab.

“Setelah diterima dan dilaksanakan asesment dan konsultasi dengan balai dan panti di Makassar, yang memenuhi syarat untuk dimasukkan ke Panti hanya satu orang yang diduga PSK,” jelasnya.

Baca juga: Ajakan Begituan Ditolak, Pemuda ini Gigit Telinga Pacarnya

Hanya saja rehab tidak dilakukan, atas pertimbangan kemanusiaan sebab dia memiliki anak kecil yang masih memerlukan kasih sayang seorang ibu.

“Atas dasar pertimbangan kemanusiaan sehingga kelima wanita tersebut tidak ada yang di rehab meskipun salah satu dari mereka memenuhi syarat,” katanya.

Saat ini pihak Dinas Sosial Sinjai telah mengembalikan kelima wanita tersebut ke orang tua masing-masing dan membuatkan surat pernyataan. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU