Kemenag Buka Rekrutmen CPNS dan PPPK 2024, Kuota Paling Banyak

KABARSINJAI – Kementerian Agama (Kemenag) memperoleh jumlah formasi terbesar dalam sejarahnya pada rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

Total alokasi formasi CPNS dan PPPK 2024 di Kementerian Agama mencapai 110.553 Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), menjadi jumlah terbesar dalam sejarah.

Informasi ini disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Anas. Dari jumlah tersebut, terdiri atas 20.772 CPNS dan 89.781 PPPK.

Penyampaian informasi ini dilakukan oleh MenPAN-RB Anas pada Senin, 1 April 2024, di Jakarta, saat memberikan izin prinsip formasi ASN Kementerian Agama tahun 2024.

Anas secara langsung menyerahkan izin prinsip formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama tahun 2024 kepada Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Anas menyatakan bahwa penunjukan formasi terbesar tersebut diputuskan setelah melihat berbagai program inovatif dan penataan SDM serta kelembagaan yang telah dilakukan oleh Kementerian Agama.

MenPAN-RB Anas menyetujui alokasi sebanyak 110.553 ASN di Kementerian Agama untuk rekrutmen CPNS dan PPPK 2024.

Beberapa posisi di Kementerian Agama untuk rekrutmen CASN 2024, kata Anas, termasuk lowongan untuk guru madrasah, guru Sekolah Menengah Teologi Kristen, dan Sekolah Menengah Atas Katolik.

Anas melanjutkan bahwa Kementerian Agama juga akan membuka formasi untuk dosen perguruan tinggi keagamaan negeri, penyuluh agama, penghulu, talenta digital, dan penempatan di IKN.

“Selain itu, disiapkan ribuan formasi masing-masing untuk penyuluh agama dan penghulu,” terang Anas.

“Juga ada ribuan formasi untuk dosen di kampus keagamaan, sebagai komitmen negara untuk terus mendukung pendidikan keagamaan,” tambah Anas.

Anas menjelaskan bahwa berbagai posisi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kementerian Agama memiliki peran yang penting dalam pelayanan publik.

Salah satu contohnya adalah peran penyuluh agama dan penghulu, yang berfungsi sebagai penghubung antara program prioritas pembangunan pemerintah dengan masyarakat.

“Penghulu bisa menekankan soal penanganan stunting ke calon pengantin. Kemudian penyuluh agama tentu saja harus terus intens mendorong moderasi beragama,” ucap Anas.

Anas juga menyatakan bahwa Kementerian Agama akan mengalokasikan formasi CPNS dan PPPK 2024 untuk talenta digital atau lulusan baru dan penempatan di IKN.

“Pak Menag sudah siapkan untuk IKN. Lalu untuk talenta digital juga penting karena ada banyak transformasi digital di Kemenag seperti untuk layanan haji, umroh, dan sebagainya,” pungkasnya. (Poskota)

Komentar