oleh

Kemendikbud Tetapkan “Rumah Adat Karampuang” Sebagai Warisan Budaya Nasional

KABARSINJAI.COM – Komunitas Jelajah Sejarah dan Kebudayaan Sinjai (Jejak Sinjai) menyambut baik hasil keputusan Kemendikbud yang menetapkan ‘Rumah Adat Karampuang’ sebagai warisan budaya nasional.

Salah satu pemerhati budaya serta pendiri Komunitas Jejak Sinjai asal Bulupoddo, Sudhas Rishal Sawil menuturkan bahwa hasil sidang penetapan Tim Ahli Kemendikbud RI yang berlangsung tanggal 1 – 4 Agustus yang bertempat di Hotel Millenium Jakarta memutuskan bahwa Rumah Adat Karampuang adalah salah satu warisan Budaya Nasional.

“Tentunya ini adalah sebuah kehormatan atas peninggalan sejarah dan budaya kita di Sinjai. Ditetapkannya Karampuang sebagai warisan budaya nasional oleh Kemendikbud adalah penanda bahwa eksistensi Karampuang telah dikenal oleh masyarakat luas, dan lebih jauh lagi karampuang telah memiliki payung hukum untuk terus bersinergi dengan pemerintah nasional” Ucap Sudhas.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa budaya dan karakter rumah adat karampuang memang sangatlah unik, punya makna filosofis hampir disetiap bagian Rumah Adat, mulai dari tiang, ‘addeneng’, ukiran, dan lain-lain. Karakter Rumah Adat itu tidak ditempa oleh zaman dan tidak tercerabut oleh arus modernitas yang sangat deras.

Baca juga ;
Berlangsung Hikmat, Pj. Bupati Sinjai Jadi Irup HUT Kemerdekaan RI ke 73
Pawai Obor Gambaran Kampung Boja Sinjai yang Belum Teraliri Listrik

“Mappogau Sihanua di Karampuang juga ditetapkan sebagai warisan budaya nasional. Tradisi Mappogau Sihanua itu selalu kita peringati setiap tahun. Biasanya di bulan 10 setelah panen padi di sebuah tempat bernama hara-hara yang berada di sekitar lingkup kawasan adat karampuang. Tradisi Mappogau Sihanua adalah ungkapan rasa syukur para petani atas limpahan rezeki dari yang Maha Kuasa” Kata Sudhas yang juga pernah menuliskan Buku bertajuk ‘Karampuang dan To Manurung.

Ada beberapa tokoh pemerhati Sejarah dan Budaya di Sinjai yang patut diapresiasi, sebab telah banyak berkontribusi untuk memperkenalkan Karampuang ke lingkup nasional dan internasional. Salah satunya Drs. Muhannis yang juga merupakan bagian dari komunitas jejak sinjai.

Baca juga ;
Oknum Polisi Terlibat Narkoba, SEMMI Sebut Kapolres Sinjai Lemah Pengawasan

“Kami masyarakat Bulupoddo dan teman-teman di komunitas jejak sinjai menganggap Keputusan Kemendikbud ini adalah kado kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 73 untuk Kabupaten Sinjai”, Tutup Sudhas. (*)

Editor / Riswan

Komentar Facebook

BERITA TERBARU