oleh

Kenalin 6 Makanan yang akan membantu Otak anak-anak Anda tetap ‘tajam dan fokus’

Beberapa tahun pertama kehidupan menjadi dasar bagi kesehatan otak. Studi menunjukkan bahwa diet bergizi pada masa bayi adalah kunci untuk mempromosikan kesejahteraan jangka panjang anak, dan makanan yang mereka makan dapat memengaruhi kognisi, temperamen, keterampilan motorik, dan perkembangan bahasa mereka.

Sebagai psikiater nutrisi, saya telah menemukan bahwa makanan yang kaya asam lemak omega-3, folat, zat besi, yodium, seng, kolin dan vitamin A, B12 dan D mendukung fungsi otak, perilaku dan pembelajaran. Menghindari makanan olahan dengan tambahan gula juga merupakan kuncinya.

Anak-anak bisa pilih-pilih, jadi orang tua harus kreatif. Berikut adalah enam makanan otak yang akan membantu anak Anda tetap tajam dan fokus:

1. Smoothie makanan super
Smoothie adalah cara yang enak untuk memasukkan banyak nutrisi ke dalam makanan anak Anda — dan bahkan menyamarkan makanan yang biasanya mereka lawan. Anda bahkan dapat menyebutnya sebagai “milkshake”.

Untuk smoothie superfood terbaik, tambahkan sayuran berdaun kaya folat dan kaya serat seperti bayam atau kangkung, bersama dengan biji chia atau kenari untuk asam lemak omega-3 nabati, serat dan protein. Kemudian masukkan alpukat untuk lemak sehat, diikuti dengan blueberry yang kaya antioksidan.

Menambahkan yogurt tawar tanpa pemanis juga dapat meningkatkan kelembutan smoothie, kadar protein, dan probiotik sehat usus yang meningkatkan suasana hati.

2. Kentang goreng buatan sendiri
Makan berbagai sayuran berwarna sangat penting untuk mendapatkan cukup serat dan fitonutrien, serta mendorong kesehatan usus dan kesehatan mental.

Oven penggorengan udara menambahkan tekstur renyah dan renyah pada makanan tanpa menggoreng. Gunakan untuk membuat “kentang goreng” zucchini, wortel atau kacang hijau.

Kemudian hiasi sayuran dengan sejumput lada hitam dan kunyit, rosemary, oregano, peterseli atau thyme untuk menambah rasa.

3. Hummus buatan sendiri
Kacang-kacangan adalah sumber zat besi, seng, protein, dan serat nabati yang sehat, bermanfaat bagi perkembangan otak.

Hummus buatan sendiri adalah cara serbaguna untuk memasukkan kacang-kacangan ke dalam makanan anak Anda. Ini dapat disajikan dalam banyak cara, seperti saus yang dipasangkan dengan irisan apel, batang wortel, seledri yang diiris tipis atau kacang polong gula.

Menambahkan beberapa warna pada hummus Anda dapat membuatnya lebih menarik bagi anak-anak. Pikirkan: hummus wortel oranye terang atau hummus bit ungu tua dengan wajah monster yang terbuat dari sayuran.

4. Salmon
Memperkenalkan anak Anda pada ikan di usia muda dapat meningkatkan kemungkinan mereka menikmatinya dan mengonsumsi protein rendah lemak dan kaya vitamin selama sisa hidup mereka.

Salmon lembut dan cukup ringan untuk anak kecil, dan juga merupakan sumber vitamin B12 dan omega-3 yang baik, yang mendorong perkembangan otak yang sehat dan suasana hati yang lebih bahagia.

5. Telur
Telur utuh adalah sumber vitamin A, D dan B12 yang meningkatkan otak, bersama dengan kolin. Kolin sangat penting untuk anak kecil, karena telah terbukti meningkatkan perkembangan otak dan memori jangka panjang.

Saya merekomendasikan membeli telur gembala: Satu studi menemukan bahwa telur gembala dapat memiliki vitamin E dua kali lebih banyak dan omega-3 hampir tiga kali lebih banyak daripada telur yang dikurung.

6. Bakso
Selipkan beberapa serat nabati yang kuat dan sayuran bergizi ke dalam makanan anak Anda melalui bakso.

Mulailah dengan basis kacang, lentil atau kalkun tanah yang digembalakan. Kemudian tambahkan bayam parut atau zucchini parut.

Gunakan biji rami untuk mengikat bahan tambahan omega-3 dan masukkan bumbu Anda. Memanggang bakso, versus menggoreng, adalah cara paling sehat untuk melakukannya.

Baca Selengkapnya

Komentar Facebook