oleh

Kepala Bappeda Sinjai Ungkap Keseriusan Pemkab Soal Perhutanan Sosial

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Program Kemitraan Partnership yang menggelar Lokakarya Pengarusutamaan Perhutanan Sosial dalam Perencanaan Daerah di Kabupaten Sinjai, menghadirkan beberapa narasumber.

Salah satunya adalah Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sinjai, Irwan Suaib. Lokakarya bertempat di Aula Wisma Sanjaya, Jalan Dr. Sam Ratulangi Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (18/10/2022).

Dalam pemaparannya, Irwan Suaib menyebut perhutanan sosial sebenarnya sudah lama didorong oleh pemerintah dalam sebuah kebijakan. Akan tetapi, pemahaman masyarakat bahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Kabupaten Sinjai memiliki persepsi yang berbeda sehingga hal ini tidak berjalan maksimal.

Padahal, tujuan lahirnya kebijakan ini sangat bagus dengan memetakan kawasan hutan mana yang harus dilindungi, dilestarikan dan atau dimanfaatkan oleh masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan.

BACA JUGA:
Kontingen Porprov Sinjai Dilepas, Bupati ASA Singgung 3 Besar Perolehan Medali

Cabor Tinju Siap, Pertina Sulsel Pasang Ring Standar AIBA

Kawasan hutan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sehingga, akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi tugas kita semua untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar satu persepsi,” beber Irwan.

Selain itu, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ini menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Sinjai di bawah kendali Bupati Andi Seto Asapa (ASA) memiliki komitmen tinggi dalam menekan angka kemiskinan. Setiap tahun, angka kemiskinan di Sinjai mengalami penurunan meski Covid-19 melanda.

Untuk tahun depan, Bupati ASA akan memprioritaskan program pengentasan kemiskinan dengan menggelontorkan porsi anggaran besar. Salah satu sektor yang bisa menjadi prioritas adalah perhutanan sosial.

Oleh karena itu, perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan perhutanan sosial bisa menyiapkan program yang bermuara dengan pengentasan kemiskinan. Tentu dengan berkolaborasi dengan sesama perangkat. Apalagi, komitmen ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

BACA JUGA;
Dihadapan Kader PKK, Nurhilda Tekankan Pentingnya Pencegahan Stunting dan Gizi Buruk

DLHK Sinjai Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Perhutanan Sosial, ini Tujuannya!

“Di dalam RPJMD sudah tertuang, jadi kita sudah punya cantolan untuk menyiapkan programnya, sisa bagaimana kita berkolaborasi agar anggaran yang tersedia bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambah Irwan.

Selain Irwan Suaib, sejumlah narasumber juga dihadirkan dalam forum itu. Diantaranya, Direktorat SUPD 1, Ditjen Banda Kemendagri, Pokja PPS Provinsi Sulawesi Selatan, Direktorat PUPS, Ditjen PSKL Kementerian LHK, Kepala KPH Tangka. (HMS)

Komentar Facebook