oleh

Kerabat Korban Pembunuhan Erabaru, Histeris Di Sidang Putusan PN Sinjai.

Foto: Kerabat korban yang memenuhi Pengadilan Negeri Sinjai. Selasa, (15/08).

Kabar Sinjai – Puluhan massa mengamuk di Pengadilan Negeri (PN) Sinjai, mereka mengejar, memaki-maki dan histeris saat terdakwa (Kahar) di bawa ke Sel PN Sinjai. Selasa, (15/8/2017). Mereka yang mengamuk tidak lain adalah warga dan kerabat korban pembunuhan warga Dusun Batusantung Desa Erabaru atas nama Jamaluddin Dottoro (31).

Selain mengejar terdakwa Kahar yang diturunkan, oleh aparat keamanan dari mobil tahanan saat memasuki ruangan, keluarga korban bahkan melakukan pemukulan meski dapat dihalau aparat Kepolisian Resort (Polres) Sinjai.

Hari ini merupakan sidang putusan terdakwa Kahar yang dipimpin oleh Hakim Abdullah mahruf, oleh jaksa Kahar dituntut KUHP dengan anncaman 10 tahun Penjara.

“Kami mau pembunuh ini dihukum mati, kalau hukumannya rendah lebih baik lepaskan saja,”Teriak salah satu warga.

Sebelumnya sidang perdana kasus pembunuhan Jamaluddin Dottoro (31) di PN Sinjai juga diwarnai tangis histeris keluarga korban, bahkan Istri dan kerabat korban nyaris menghakimi pelaku di lobi pengadilan. Kamis, (03/08) siang lalu.

Diketahui Aksi pembunuhan terjadi di Kecamatan Tellulimpoe, kali ini menimpa warga Dusun Batusantung Desa Erabaru atas nama Jamaluddin (31), Jamal dikabarkan tewas karena diduga telah kehabisan darah akibat tikaman oleh Kahar.

Informasi yang dihimpun mengatakan kejadian berkisar jam 21.30 WITA Rabu Malam 24/5 saat itu Tersangka kahar baru pulang dari Desa Bua namun dihadang oleh Korban dan terjadilah perkelahian yang mengakibatkan tersangka sempat terluka akibat sabetan parang.

Sampai berita ini diturunkan sidang kasus pembunuhan Erabaru tersebut masih berlangsung dan kerabat korban masih menempati PN Sinjai.(Irw)

Editor : Adi Irawan.

 

Komentar Facebook

BERITA TERBARU