oleh

Kerap Jadi Langganan Banjir, Bupati ASA Bangun Drainase Baru di Jalan Gunung Lompobattang

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, di bawah nahkoda Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA), menggelontorkan anggaran pembangunan sistem drainase di dalam Kota Sinjai. Jumlahnya sebesar Rp.1,1 Miliar.

Salah satu drainase yang mendapatkan perbaikan menyeluruh di dua sisi jalan adalah di Jalan Gunung Lompobattang, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara.

Daerah ini menjadi salah satu prioritas Bupati ASA, sebab daerah ini adalah langganan banjir ketika hujan turun, meski hanya turun beberapa jam saja. Hal itu karena air tidak mengalir dengan baik.

Kondisi telah berlangsung bertahun-tahun, apalagi ketika musim hujan tiba, di jalan ini kerap banjir hingga menyulitkan warga untuk melintas, padahal akses ini menuju pusat ekonomi pasar sentral Sinjai.

BACA JUGA:
Musres KBPP Polres Sinjai, Plh Sekda Harap Sinergitas

Webinar Kesehatan Sambut Peringatan HKN ke-58 di Sinjai

Tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, genangan air dari banjir yang terjadi juga kerap masuk kedalam rumah warga setempat. Tidak jarang, warga mengeluh akan kondisi tersebut.

“Tahun ini dibangun (Drainase baru read), di depan Hotel Rosyida, jalan Gunung Lompo Battang,” terang Kepala Dinas PUPR Sinjai, Haris Achmad, Minggu (6/11/2022).

Dari pantauan tim Kabar Sinjai, pekerja mulai membongkar play dekker yang berada di atas drainase. Lalu, excavator dikerahkan untuk mengeruk sedimen. Selain itu, mobil truk juga dikerahkan untuk mengangkut material agar tidak terjadi tumpukan dan mengganggu pengguna jalan.

Sementara itu, Direktur CV Bangun Inti Nusantara, Fachruddin S Bintang selaku pelaksana mengatakan, setelah dilakukan pembongkaran dan pengerukan, drainase itu akan ditutup menggunakan u ditch beton yang dipesan dari Wika Beton. “Jadi bukan pemasangan batu, langsung kita pasang beton,” tambahnya.

Selain di Jalan Gunung Lompobattang, beberapa titik jalan yang menjadi langganan banjir juga dikeruk. Seperti, jalan Mading, jalan Syarif Al-Qadri, jalan Bulu Kunyi, jalan KH Agus Salim, jalan Bulu Lohe, hingga jalan AP Pettarani atau depan Kantor Polsek Sinjai Utara.

BACA JUGA:
Soal Penggunaan Obat Sirup, Dinkes Sinjai Ambil Langkah Seperti Ini

Bupati ASA Tunaikan Janjinya Bangun RPH Modern, DPKH Sinjai Pastikan Berstandar Nasional

Menurut pengawas pekerjaan, Amirullah, pengerukan yang dilakukan di beberapa titik itu tidak menggunakan alat berat. Namun mengerahkan beberapa pekerja untuk mengeruk sedimen.

“Hanya pengerukan, bukan pembangunan seperti di jalan Gunung Lompobattang, jalan yang kami keruk yang menjadi langganan banjir,” pungkasnya. (Si/UC)

Komentar Facebook