oleh

Ketua Granat : Proses Hukum Oknum Polantas Sinjai yang Diduga Terlibat Kasus Narkoba Tidak Tebang Pilih

KABARSINJAI.COM,Bone – Ketua Gerakan Anti Narkoba (Granat) Watampone Sulawesi Selatan, Syamsuddin Nur, meminta kepada penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus penyalahgunaan Narkoba yang diduga telah melibatkan oknum Polantas Polres Sinjai berinisial Bripda RA.

Syamsuddin Nur berharap bahwa oknum Polantas Bripda RA harus di proses sesuai aturan yang berlaku sama halnya dengan proses hukum apabila masyarakat biasa yang terlibat.

“Tentu yang kami harapkan adalah penanganan perkara ini harus tuntas, seorang oknum polisi ataupun masyarakat biasa tentu di mata hukum semua sama. Jadi tak usah tebang pilih. Saya minta agar oknum tersebut di proses sesuai aturan. Dan kalau memang terbukti, tentu sangat jelas sanksi dan hukuman yang harus diberikan sebagai efek jera. Dalam aturan Kepolisian sangat jelas kok, bahkan sampai pemecatan,” kata Syamsuddin Nur.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang oknum Polisi berinisial Bripda RA yang bertugas di satuan unit Turjawali Lantas Polres Sinjai, telah mendekam dalam ruang sel tahanan Polres Sinjai lantaran diduga terjerat kasus Narkoba pada bulan Juni lalu.

Baca juga :
Oknum Polantas Sinjai Diduga Terlibat Narkoba, Masuk Bui Deh Akhirnya
Kemenkominfo dan RTIK SulSel Galakkan Upaya Literasi Digital di Toraja Utara

Kasi Propam Polres Sinjai Iptu Ferasmus Rande yang dihubungi oleh awak media, membenarkan adanya oknum anggota berinisial RA yang saat ini mendekam dalam sel tahanan Polres Sinjai. Namun setelah ditanya tentang sejauh mana keterlibatan oknum tersebut terkait dugaan kasus Narkoba yang menjeratnya, Iptu Ferasmus Rande belum dapat membeberkan dan mengarahkan untuk konfirmasi langsung ke Kasat Narkoba.

“Memang ada oknum anggota yang dimasukkan dalam sel tahanan. Mengenai dugaan keterlibatannya dalam kasus Narkoba, silahkan konfirmasi langsung dengan Kasat Narkoba,” singkat Ferasmus Rande melalui Via selulernya.

Kasat Narkoba Polres Sinjai, Ajun Komisaris Polisi AKP Rivai yang ditemui awak media diruang kerjanya, Kamis 26 Juli 2018, juga membenarkan adanya oknum anggota Polres Sinjai berinisial RA yang saat ini telah mendekam dalam ruang sel tahanan Polres Sinjai.

Saat dikonfirmasi, AKP Rivai hanya dapat memberi jawaban singkat tentang tingkat penanganan kasus oknum Polisi RA tersebut.

“Oknum RA diduga terlibat atas dasar penunjukan dari orang yang ditangkap sebelumnya. Kejadiannya bulan puasa kemarin. Dan saat ini berkasnya sudah kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Sinjai sebagai tahap satu. Adapun mengenai sejauh mana keterlibatan oknum tersebut, silahkan konfirmasi langsung dengan bapak Kapolres, karena ini masalah internal anggota,” kata Rivai.

Kapolres Sinjai, AKBP Ardiansyah yang dihubungi oleh awak media, menegaskan bahwa dirinya selaku pucuk pimpinan di Polres Sinjai tidak akan pernah mentolelir dan akan menindak tegas siapapun anggota yang terlibat penyalahgunaan Narkoba.

“Saya tidak akan mentolelir dan akan menindak tegas siapapun anggota yang terlibat penyalahgunaan Narkoba. Harapan saya, semoga ini menjadi pelajaran buat yang lain untuk tidak terlibat dengan masalah Narkoba. Dan semoga tidak ada lagi anggota yang terlibat,” tegas Ardiansyah.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU