Komisi II DPRD Sinjai Gelar Raker Peningkatan Kualitas Sertifikat IG Di Bidang Pertanian.

KS –¬†Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai menggelar rapat kerja Terkait sertifikasi indikasi geografis (IG) terhadap hasil produksi pertanian dan perkebunan unggulan di Ruang Rapat DPRD, Kamis, (08/03/2018).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, H. Abd. Salam Dg Bali, yang didampingi oleh Sekretaris Komisi II, Hj.Fitrawati Andi Fajar, beserta Anggota Komisi II lainnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Hj. Marwatiah, bersama Staff, Kabag Hukum dan HAM Setdakab Sinjai, Lukman Dahlan, Ketua MPIG Bawakaraeng, Ilham, Ketua Yapensa Ikhsan S, Direktur Kopi Borong Syamsul Bahri, dan Wakil Pimpinan Kopi Borong Asia, Rasyid.

Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk mendapatkan sertifikasi atas produk unggulan Kabupaten Sinjai, dan salah satunya adalah tanaman Kopi, dengan adanya Sertifikat Indikasi Geografis ini, akan memberikan perlindungan atas kekhasan atas suatu produk unggulan daerah, yang di harapkan dapat mempertahankan nilai jual suatu produk unggulan tersebut.

Kabag Hukum Setdakab Sinjai, Lukman Dahlan, mengungkapkan apapun yang dilakukan ini merupakan langkah maju dan dirinya siap mendukung langkah tersebut. “Kami dari Bagian Hukum siap memfasilitasi apalagi sudah ada dukungan APBD,” ungkapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan, Hj. Marwatiah mengungkapkan bahwa, kegiatan ini sebagai lanjutan upaya peningkatan hasil produksi unggulan karena dari data produksi, bahwa produk masih perlu dijaga dan terus ditingkatkan.

“Berdasarkan dari data kami, kualitas produk kita haruslah dijaga, dan dengan sertifikasi ini, hal itu mungkin dapat kita lakukan, hanya saja hal ini masih perlu kita koordinasikan dengan berbagai pihak” tutur Marwatiah.

Olehnya itu pada rapat ini, Ketua Komisi II DPRD Sinjai, H. Abd Salam Dg Bali berharap agar Mutu, hasil dan cara pemeliharaan produk harus tetap dijaga, serta meminta kepada Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan agar terus menjalin komunikasi dengan pihak-pihak yang berkompeten dalam upaya-upaya peningkatan tersebut.

” Saya berharap Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Sinjai tetap menjalin komunikasi, dan berdiskusi dalam upaya peningkatan dan pemeliharaan produksi kualitas bersama Yapensa, khusunya untuk tanaman kopi kita ini,” harapnya.

Rapat kerja ini kemudian ditutup dengan kesimpulan, bahwa agar pengukuhan Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Sinjai, segera dilaksanakan, sembari pihak Dinas TPHP terus melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait sebagai upaya percepatan mendapat sertifikasi tersebut.

Humas DPRD/HIRMAN.