KONI Sulsel Tegaskan Cabor Sepak Bola Tetap Sesuai Buku Pedoman Porprov

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Mujiburrahman B, menegaskan setiap pertandingan masing-masing wilayah sudah ditetapkan berdasarkan buku pedoman Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII (17) Sulawesi Selatan tahun 2022.

Hal ini ditegaskan Mujiburrahman, menanggapi pernyataan Prof. H. M. Wasir Talib yang banyak mendapat respon negatif dari para pegiat olahraga maupun panitia pelaksana Porprov 2022 tingkat Kabupaten Sinjai.

Menurut Mujiburrahman, buku pedoman Porprov 2022 telah disetujui berdasarkan rapat anggota KONI saat kepengurusan Ellong Chandra, kemudian ditetapkan pada rapat pleno diperluas pada bulan juli 2022 yang lalu.

Sehingga, dipastikan cabang olahraga Sepak Bola Porprov 2022 dilaksanakan di Bumi Panrita Kitta’ sebutan daerah Kabupaten Sinjai.

BACA JUGA:
Hanya 21 di Indonesia, Bupati ASA Terima Penghargaan dari KASN

Ikut Liga Beringin Tiga Atlet Porprov Sinjai Tiba-tiba Dicoret, Askab PSSI Angkat Bicara

“Jadi pertandingan sepak bola berdasarkan pedoman dan peraturan Porprov XVII dilaksanakan di Sinjai,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (5/10/2022) kemarin.

Diketahui, berdasarkan SK Ketua KONI Propinsi Sulsel Nomor 401/SK/IX/2020, terkait Porprov XVII 2020, telah ditetapkan cabang-cabang olahraga apa dan dimana tempat dipertandingkannya cabor tersebut.

Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan di kabupaten Sinjai yakni sebanyak 21 cabang olahraga; Sepak Bola, Futsal, Karate, Atletik, Renang, Dayung, Senam, Bola Basket, Sepak Takraw, Criket, Gateball, Yudo, Tarung Drajat, Balap Motor, Panjat Tebing, Anggar, Bridge, Tinju, Softball, Yongmodo dan Petanque.

BACA JUGA:
Survei Akreditasi, Sekda Optimis RSUD Sinjai Pertahankan Predikat Paripurna

Tuan Rumah Sinjai Target Tiga Besar Perolehan Medali di Porprov 2022

Sedangkan cabang olahraga yang dipertandingkan di Kabupaten Bulukumba sebanyak 13 cabang olahrgaga yakni Bola Volly Indoor, Bola Volly Pasir, bulutangkis, tennis meja, Kempo, Balap Sepeda, Panahan, billiard, tenis lapangan, pencak silat, taekwondo, menembak dan catur.

Sebelumnya, pernyataan Pengurus KONI Sulsel, Prof Muh. Wasir Talib dalam kegiatan Deklarasi Bulukumba Bisa yang menyatakan bahwa “Saya orang provinsi (KONI Propinsi red) yang akan kecewa, kalau final sepakbola tidak dilaksanakan di tempat ini. Sehingga sangat keliru jika final sepakbola tidak dilaksanakan di Bulukumba,”. (uc/Ris)