oleh

Lapor Pak Direktur, Parkir di RSUD Sinjai Ban Motor Sering Kempes

Kabarsinjai.com – Kehilangan motor dilokasi tempat memarkir adalah hal yang tidak diinginkan oleh pemiliknya, namun lain halnya yang dialami oleh ashari yang juga merupakan pimpinan redaksi media online Re-aksi News.

Ashari yang mengantar istrinya bersalin ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sinjai, Sabtu (14/10) mengalami hal yang tidak diinginkan yakni, ban motor kendaraannya bocor, diduga ada oknum yang membocorkan secara sengaja yang diparkirnya dihalaman dekat ponek ruang persalinan atau dipelataran RSUD Sinjai bagian belakang.

Menurut informasi dari keluarga Ashari bahwa, sebelum kejadian tersebut sempat ada petugas penjaga RSUD Sinjai berjumlah 5 orang, beliau menanyakan keberadaan motor tersebut untuk dipindahkan karena tidak boleh ada kendaraan yang diparkir disini. Namun ditanggapi oleh keluarga bahwa saudara ashari sedang antri menebus obat istrinya diapotik rumah sakit.

“Sebentar kalau dia datang akan disampaikan untuk memindahkan motornya ditempat parkir depan,” Tutur keluarga ashari.

Nasib karena mau memindahkan Motor sesuai penyampaian keluarga, kendaraan tidak bisa berjalan secara normal karena ban belakang Motor bocor.

Setelah dikonfirmasi, salah satu staf bagian pengaduan Rumah Sakit mengatakan memang benar hal itu bisa saja terjadi, sebab dulu ada salah satu perawat rumah sakit pernah mengalami hal serupa karena didaerah belakang sana tidak boleh diparkir kendaraan, sesuai petunjuk Kepala RSUD Sinjai.

Dengan nada sedikit kesal, Ashari berupaya untuk menyampaikan pengaduan kepada pihak RSUD Sinjai agar tempat yang dilarang parkir tersebut dipasangi tanda larangan dan meminta kepada kepala RSUD Sinjai.

Jika oknum yang diduga tersebut dilakukan oleh pihak rumah sakit agar kiranya tidak terulang lagi karena itu sama halnya mencelakai.

“Setidaknya disampaikan secara baik kepada pemilik kendaraan, jangan merusak kendaraan saat orangnya tidak ada. Karena tidak menutup kemungkinan orang tersebut tidak tahu kalau memang kendaraan tidak bisa parkir disana, bahkan saya juga tidak tahu kalau memang dilarang,” terang Ashari. (*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook