Lepas Bantuan Kemanusiaan, Presiden Jokowi Tegaskan Indonesia Akan Terus Bersama Palestina

KABARSINJAI – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melepas pengiriman bantuan kemanusiaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk masyarakat Palestina di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/11)

Bantuan tersebut merupakan gabungan dari bantuan pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat Indonesia, termasuk BAZNAS.

Bersama pemerintah, ada tiga lembaga kemanusiaan yang menghimpun bantuan untuk warga Palestina di Gaza, yakni BAZNAS, Palang Merah Indonesia (PMI), dan Humanitarian Forum Indonesia.

Bantuan kemanusian tersebut mencakup berbagai jenis kebutuhan, antara lain: makanan dan obat-obatan, perlengkapan wanita dan anak-anak. Juga alat penunjang disabilitas atau hygiene kit, selimut serta barang-barang lainnya yang dibutuhkan warga Palestina.

Bantuan diangkut oleh dua pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara dan satu pesawat Airbus sewaan.

Presiden Jokowi hadir di Pangkalan TNI AU Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur untuk melepas pengiriman bantuan tersebut sekitar pukul 08.30 WIB. Presiden Jokowi menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah memberikan bantuan.

“Alhamdulillah bantuan masyarakat Indonesia akan dikirim ke Palestina. Ini adalah bantuan tahap pertama yang dikirim dengan tiga pesawat dengan berat 51,5 ton bantuan berupa bahan makanan, peralatan medis, selimut, tenda dan kebutuhan logistik lainnya, yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di Gaza,” kata Presiden Jokowi.

Presiden berharap, selanjutnya akan semakin banyak bantuan dari masyarakat dan dunia usaha untuk warga Palestina.

“Ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan. Tragedi kemanusiaan ini tidak bisa diterima. Saya menegaskan, Indonesia akan terus bersama perjuangan bagi kemerdekaan masyarakat Palestina,” kata Presiden Jokowi.

Secara teknis bantuan kemanusiaan dari Indonesia akan diterbangkan dari Jakarta menuju Bandara El Arish di Mesir, yang lokasinya paling dekat dengan Gaza.

Dari bandara tersebut, bantuan kemudian diserahkan kepada Bulan Sabit Merah Mesir untuk kemudian disalurkan ke Gaza melalui badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) —dua badan kemanusiaan yang beroperasi di Gaza. (*)