oleh

LKPJ Bupati Tahun 2019 Diserahkan untuk Dievaluasi Pansus DPRD Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) menyampaikan dan menyerahkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2019 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai.

LKPJ Bupati tahun 2019 tersebut disampaikan dan diserahkan pada Rapat Paripurna DPRD Sinjai di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (19/3/2020)

Dalam pidatonya, Bupati ASA mengemukakan APBD tahun 2019 adalah sebagai refleksi formal penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, secara garis besar terdiri dari 3 komponen anggaran, yaitu pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan.

Di hadapan dewan, Bupati ASA memberikan gambaran umum mengenai anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten sinjai tahun 2019 seperti realisasi pendapatan daerah tahun anggaran 2019 secara keseluruhan dapat direalisasikan sebesar Rp.1.136.192.444.329,50 lebih dari target Rp. 1.139.935.531.288,41 atau 99,67 persen.

Baca Juga: Ikut Paripurna LKPJ Bupati Sinjai, Tamu Undangan Jalani Pemeriksaan Suhu Tubuh

Sedangkan pada sisi belanja daerah, dari total belanja daerah sebesar Rp.1.270.711.510.047,84 secara keseluruhan dapat terealisasi sebesar Rp. 1.124.207.594.621,48 atau 88.47 persen dengan rincian, belanja tidak langsung ditargetkan sebesar Rp. 635.442.750.157,84 dapat terealisasi sebesar Rp. 451.136.851.469,00 atau 95,37 persen.

Kemudian belanja langsung ditargetkan sebesar Rp. 635.268.759.890,00 dapat direalisasikan sebesar Rp.518.210.000.213,76 atau 81,57 persen.

Meskipun rencana belanja program dan kegiatan dalam APBD masih lebih besar dibandingkan asumsi pendapatan yang diperoleh, namun berkat kebijakan defisit belanja APBD tetap dapat tertutupi dengan penganggaran pembiayaan daerah, yang diperoleh dari asumsi sisa lebih perhitungan anggaran tahun lalu (silpa) tahun anggaran sebelumnya dan pelaksanaan kebijakan pinjaman daerah, sehingga struktur apbd tetap berimbang atau nol defisit.

“Secara umum pengelolaan keuangan daerah pada tahun anggaran 2019 telah terlaksana dengan baik, adapun kendala teknis yang kita temui selama pelaksanaan penganggaran tahun 2019 dapat diatasi berkat kerjasama dan koordinasi yang baik antara semua stakeholder pemerintahan”, pungkasnya.

Rapat paripurna penyampaian sekaligus penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tahun 2019 dipimpin Ketua DPRD Sinjai, Lukman H Arsal didampingi Wakil Ketua I DPRD Sinjai Sabir dan Wakil Ketua II DPRD Sinjai, Mappahakkang.

Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polres Sinjai Tunda Penerbitan Izin Keramaian

Lukman menuturkan, penyampaian LKPJ ini adalah kewajiban konstitusional Bupati yang tertuang dalam pasal 71 Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang terkandung makna refleksi dari nilai-nilai akuntabilitas dan wahana untuk menganalisis kondisi, seputar permasalahan dan kinerja pemerintahan di tahun sebelumnya.

Hal ini akan semakin mendorong tumbuhnya obyektifitas dalam memotret kinerja Pemerintah Kabupaten, yang dilandasi semangat kemitraan yang saling melengkapi, saling megisi, dan saling berbagi peran dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik.

“Ujung pembahasan LKPJ dari berbagai aspek akan menghasilkan rekomendasi guna mendukung dan mempercepat pencapaian visi misi Bupati yang tertuang dalam dokumen RPJMD 2013-2018 dan dokumen perencanaan lainnya yang telah disepakati bersama “, katanya.

Baca Juga: Bukan Hanya Liga Champions, Futsal Yaman Cup di Sinjai Juga Ditunda Imbas Corona

Sebelum diserahkan kembali ke Pemda Sinjai paling lambat 30 hari setelah penyampaian LKPJ, DPRD Sinjai akan membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang terdiri dari unsur gabungan komisi untuk menganalisis dan mengevaluasi kinerja Pemkab Sinjai.

Turut hadir Wakil Bupati Sinjai, Hj. Andi Kartini Ottong, Forkopimda, Sekretaris daerah Sinjai Drs Akbar, serta Kepala Perangkat Daerah. (Adv)

Editor/Andis

Komentar Facebook

BERITA TERBARU