Lomba Bercerita Cara Dispusip Sinjai Tumbuhkan Minat Baca dan Budaya Literasi Pelajar

KABARSINJAI  – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sinjai menggelar lomba bercerita tingkat Kabupaten Sinjai, di pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sinjai, Jumat (21/06/024) Pagi.

Lomba bercerita yang diikuti siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), ini dibuka langsung Penjabat (Pj) Bupati Sinjai T.R. Fahsul Falah.

Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Generasi Muda Gemar Membaca Serta Kecintaan Terhadap
Sejarah Dan Budaya Lokal Sebagai Jati Diri Bangsa”, turut dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Sinjai Cut Resmiati, dan beberapa Pejabat tinggi Pemkab dan Para juri.

Dalam sambutannya Pj Bupati
T.R. Fahsul Falah menyampaikan lomba ini menjadi salah satu wadah bagi anak dalam mengembangkan minat baca dan budaya literasi nya sejak dini.

“Lomba bercerita ini merupakan salah satu wadah bagi anak-anak untuk menumbuhkan minat baca dan budaya literasi sejak dini. Melalui kegiatan ini saya harapkan anak-anak dapat mengembangkan imajinasi, kreativitas, dan kemampuan berkomunikasi mereka dengan baik,” ungkapnya.

Mengingat lomba ini mengangkat tema nilai-nilai budaya dan tradisi bangsa maka T.R sapaan Pj Bupati Sinjai juga menyampaikan bahwa lomba ini menjadi pengingat kita tentang kekayaan budaya bangsa.

“Atas nama pemerintah daerah, saya menyambut baik dan mengapresiasi penyelengaraan lomba bercerita ini. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi anak untuk terus belajar berkarya menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter,” sambungnya.

Sementara itu, Bunda Literasi Sinjai Cut Resmiati juga menaruh harapan besar lewat lomba ini, agar kiranya kedepan akan ada banyak anak yang dapat menjadi teladan bagi anak lainnya, ditengah masifnya penggunaan sarana telekomunikasi yang canggih dan sudah digunakan anak bahkan dari kecil.

“Bunda sangat berharap anak yang hadir hari ini dapat menjadi contoh dan panutan bagi anak lain,” ungkapnya.

Diketahui Dispusip menggelar lomba ini dalam rangka menumbuhkan kegemaran membaca anak, meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat, sekaligus mempopulerkan cerita budaya daerah yang mengandung nilai kehidupan yang baik. (*)