oleh

LPPDK Pasangan SBY – AMM Dinilai Langgar Aturan, Ini Tuntutan SEMMI Kepada KPU

KABARSINJAI.COM-, Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) dan Gabungan Masyarakat Peduli Pemilukada berdemonstrasi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sinjai, Senin (25/06/2018).

Demontrasi tersebut imbas dari keterlambatan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut dua, Sabirin Yahya-Andi Mahyanto karena terlambat menyetor Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) ke KPU Sinjai yang diduga melanggar pasal 75 UU10 tahun 2016 serta pasal 54 PKPU Nomor 5 tahun 2017.

SEMMI menuntut agar KPU segera melaksanakan klarifikasi secepatnya kepada pasangan calon, Partai politik dan atau gabungan partai pengusung. Mendesak Pihak KPU Sinjai agar segera melakukan rapat pleno untuk memutuskan pembatalan pasangan calon yang tidak mengindahkan amanah UU nomor 10 Tahun 2016 dan PKPU No.5 Tahun 2017.

Dan mendesak Panwaslu untuk segera memerintahkan KPU melaksanakan tahapan dan melakukan pengawasan ekstra terhadap proses tahapan pemilukada.

Menanggapi tuntutan dari Semmi, Komisioner Devisi Teknis, Muhammad Naim mengatakan bahwa permasalahan ini sementara di diskusikan di KPU Provinsi, dan KPU provinsi yang akan meneruskan ke KPU Pusat.

“Devisi Hukum KPU Sinjai sudah berangkat ke Makassar untuk kordinasi dengan KPU Provinsi m8terkait masalah ini, Selanjutnya KPU Provinsi akan meneruskan ke KPU Pusat sebagai pembuat aturan”, ujarnya.

Naim juga melanjutkan bahwa KPU Sinjai juga tidak boleh gegabah mengambil keputusan untuk mengadakan rapat pleno tanpa adanya kordinasi dan perintah dari KPU Pusat dan Provinsi.

“kami sementara menunggu keputusan dari KPU Provinsi. Tolong beri kami waktu untuk berproses menyelesaikan masalah ini”, tambahnya. (A.Sinar)

Editor / Irawan

Komentar Facebook

BERITA TERBARU