oleh

Mahasiswa Bone Puji Program Peduli Pendidikan Pemkab Sinjai

KABARSINJAI.COM, Bone, – Mahasiswa Kabupaten Bone yang tergabung dalam kelompok organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) angkat bicara.

Ketiga organisasi yang disebut Cipayung Bone itu, berbicara tentang program beasiswa yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

Menurutnya, program tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kemajuan dunia pendidikan, dengan membantu mahasiswa menempuh proses kuliahnya.

Aktivis mahasiswa Cipayung Bone itu menginginkan Pemkab Bone turut mengadakan program beasiswa bagi mahasiswa, seperti halnya yang dilakukan oleh Pemkab Sinjai.

BACA JUGA: Ternyata Rumah Singgah Pasien Pemkab Sinjai di Makassar Gratis, Antar Jemput Pasien Pula

“Sebagai pemuda mahasiswa tentu saja kami juga berharap ada program/kebijakan pemerintah Kabupaten Bone untuk memberi bantuan beasiswa kepada siswa maupun mahasiswa,” terang Ketua IMM Bone periode 2020-2021, Akbar. Senin, (20/09/2021)

Senada dengan itu, Ketua PMII Bone, Muhammad Nurwan Tifta juga mengharapkan Pemkab Bone melakukan transformasi program di bidang pendidikan seperti mengadakan program beasiswa untuk mahasiswa dan siswa berprestasi.

“Selaku representasi dari mahasiswa, sangat mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh Kabupaten tetangga (Sinjai-red), dan sangat berharap program-program positif seperti ini pun diadopsi oleh Kabupaten Bone yang tercinta,” harapnya.

Kata Nurwan, program itu sangat erat kaitannya dengan visi misi Bupati Bone. Selain itu, pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Bone harus dibangun beriringan dengan sumber daya alam (SDA) yang ada.

BACA JUGA: Bersama Warga, Pengurus KT Lamatti Rilau Gelar Aksi Bersih-Bersih

“Sebagaimana visi misi bapak Bupati Bone, MABESSA (Mandiri, Berdaya Saing, dan Sejahtera), tanpa pendidikan yang layak kami pikir sangat jauh dari apa yang diharapkan bersama. Mestinya hal penting seperti ini harus diprioritaskan, mengingat Kabupaten Bone adalah Kabupaten tertinggal dari segi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terendah kedua setelah Jeneponto,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua HMI Bone Muhammad Sabir mengakatan terkait program tersebut, harusnya Pemkab Bone juga memikirkan dan merumuskan kebijakan, seperti program beasiswa.

“Kehadiran beasiswa itu salah satu implementasi dari UUD 1945 yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa, dan kita ketahui bahwa pewaris tunggal dalam setiap daerah itu adalah pemuda itu sendiri, sehingga sangatlah tepat langkah yang di ambil oleh Pemerintah Kabupaten Sinjai,” ujarnya.

Sabir berharap sebagai pemuda Kabupaten Bone agar pemerintah di daerahnya juga menyediakan beasiswa kepada pemuda yang berprestasi. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU