oleh

Maksimalkan Pelayanan, PKM Manimpahoi Kunjungi Warga Lumpuh Kurang Mampu

SINJAI, KabarSinjai.com – Guna memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat, Puskesmas (PKM) Manimpahoi Kecamatan Sinjai Tengah kini terjun langsung kelapangan mendatangi masyarakat.

Langkah pelayanan kesehatan ini dilaksanakan atas arahan Kepala Dinas Kesehatan Sinjai dr. Suryanto Asapa, yang memerintahkan PKM Manimpahoi, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut. Mengingat kondisi geografis wilayah PKM Manimpahoi yang berbukit (pegunungan), tidak menutup kemungkinan masih ada masyarakat yang tidak bisa ke PKM untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Selain faktor Geogaris, kondisi ekonomi juga merupakan salah satu faktor yang membuat masyarakat tidak bisa ke tempat pelayanan kesehatan.

Salah satu masyarakat yang dikunjungi tersebut adalah Mading, warga desa Pattongko yang sebelumnya diberitakan di salah satu media, membutuhkan perhatian Pemerintah karena sakit yang dialaminya.

“Tadi siang petugas kesehatan Puskesmas manimpahoi telah berkunjung ke rumah Pak mading untuk memeriksa kondisinya”, singkat Suryanto kepada media. Senin, (28/08).

Sementara salah satu petugas PKM Manimpahoi, Mardiah menyampaikan bahwa Beliau (Mading) menderita Stroke sejak tahun 2007 silam sampai saat ini beliau hanya sekali ke Rumah Sakit kemudian, beliau memutuskan untuk rawat jalan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan karena kondisi ekonomi.

“Sejak tahun 2014 beliau terbaring dan sudah tidak bisa lagi melakukan aktifitas. Kami dari Puskesmas Manimpahoi sudah mengobati luka yang dideritanya, dan sebenarnya kami tadi menawarkan untuk dirawat di Puskesmas akan tetapi anaknya tidak bersedia karena alasan keluarga”, bebernya.

Lanjutnya sejak itu Mading hanya terbaring sampai sekarang sehingga, menyebabkan ada luka di beberapa bagian tubuhnya. Keluarganya pun sampai saat ini hanya bisa pasrah melihat kondisinya.

“Kondisi ekonomi dan keluarganya pun sangat memperihatinkan, saat ini Mading tinggal bersama anak dan cucunya yang pada saat lahir tidak memiliki Anus”, jelasnya.

Hingga saat ini petugas kesehatan dari PKM Manimpahoi terus memberikan perawatan terhadap Mading sebagai, bentuk kepedulian dan wujud pelayanan prima terhadap masyarakat khususnya di wilayah kerja Puskesmas Manimpahoi.(*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU