oleh

Mantan Pimpinan Radio Suara Bersatu Sinjai Pensiun, Begini Perjalanan Karir 37 Tahun Mengabdi ASN

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Per tanggal 1 Oktober 2022 salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemkab Sinjai memasuki purna tugas. Dia adalah Supardi, Kepala Bidang Statistik dan Persandian Dinas Komunikasi, Informatika (Diskominfo) dan Persandian Kabupaten Sinjai.

Di akui banyak pengalaman dan pelajaran yang telah didapatkan selama 37 tahun menjadi abdi negara. Terlebih, dimasa order baru, dirinya melaksanakan tugas sebagai juru penerang.

Pengalaman pertama pada masa itu yaitu melaksanakan tugas sebagai juru penerang di kampung-kampung yang masih bersifat tradisional.

“Setiap kita menyebarluaskan informasi itu, kita dahului dengan layar tancap untuk memancing orang datang di lapangan,” ungkapnya dalam acara perpisahan dengan pegawai Diskominfo dan Persandian Sinjai, Jumat (30/9/2022).

BACA JUGA:
Tim Saber Pungli Polres Sinjai Tiba-tiba Datangi Instansi Pemerintah

Rakor dengan Presiden Jokowi, Bupati ASA Siap Jalankan Instruksi Tekan Inflasi

Kala itu, Supardi mengaku memiliki banyak duka saat menjalankan tugas sebagai juru penerang. Pasalnya, semua peralatan harus dipikul itu, karena tempat yang dikunjungi sulit dijangkau oleh kendaraan sehingga harus memikul proyektor dan generator.

“Beda dengan sekarang ini, dalam melaksanakan tugas kita didukung dengan peralatan yang modern dengan sistem digital, sehingga dimana-mana kita bisa melaksanakan tugas tanpa dibebani dengan peralatan atau perangkat yang ada,” katanya.

Selain duka, saat menjalankan tugas sebagai abdi negara, dia juga mengungkap beberapa suka yang diperolehnya. Terlebih, saat menjabat sebagai Kepala UPTD Radio Suara Bersatu karena sebagai media milik pemerintah, yang setiap saat harus menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Saat bertugas waktu itu di tahun 2003-2010 setiap kegiatan Bupati Sinjai Alm. Andi Rudiyanto Asapa selalu ikut untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat. Begitu pun saat kejayaan Perssin Sinjai mulai berlaga di divisi 3 hingga masuk divisi utama. Dirinya selalu hadir untuk memberikan informasi melalui siaran langsung pertandingan.

“Kemanapun pak Bupati saya selalu hadir bersama teman-teman radio kala itu, begitu juga dengan Perssin dimana-dimana bertanding saya berada disitu, dan Alhamdulillah karena tugas saya pernah menginjakkan kaki di Singapura dan Kuala Lumpur,” kata Supardi mengenang.

Dihadapan Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Tamzil Binawan, Supardi menyampaikan permintaan maaf atas semua kekhilafan selama bertugas, dan menyampaikan rasa terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh jajaran Dinas Kominfo

“Mohon maaf jika selama ini ada salah, khilaf dan hal yang kurang berkenan selama saya bertugas di Kominfo,” ucapnya.

Sementara itu, Kadis Kominfo dan Persandian Sinjai, Tamzil Binawan mengatakan, pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian seorang aparatur sipil negara, batas usia pensiun hanyalah ketentuan administrasi, purna tugas juga masih bisa memberikan kontribusi bagi negara dan daerah, masih banyak bidang pengabdian lain yang dapat dilakukan, meskipun tidak lagi terikat dengan institusi pemerintah.

BACA JUGA:
TNI, Polisi dan Kejaksaan di Sinjai Turun ke Jalan Bersih-bersih

Ikuti Gebyar Vaksinasi Radio Suara Bersatu dan Sinjai Tv, Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratisnya Juga Loh

“Harapan kita, ide dan gagasan yang beliau sudah berikan selama menjadi abdi negara dapat dijadikan sebagai contoh. Mudah-mudahan beliau dimasa purna tugas tetap memberikan kontribusi untuk pembangunan di Sinjai,” kata Tamzil.

Adapun jabatan yang pernah diamanahkan yakni Kepala UPTD Radio Suara Bersatu yang pertama sejak berdiri tahun 2003 silam, Kemudian Kepala Bidang IKP. Supardi juga pernah bertugas Disdukcapil Sinjai sebagai Kepala Bidang Pengolahan Data dan Dokumentasi.

Kemudian Sekcam di Bulupoddo sekaligus pelaksana tugas kepala desa Lamatti Riaja, kemudian ditarik lagi di Kominfo menjadi Kepala Bidang Aptika, sampai memasuki purna tugas menjabat sebagai Kepala Bidang Statistik dan Persandian. (UC)

Komentar Facebook