oleh

Mengaku Pejabat Kejaksaan, Kepala BPKAD Sinjai Nyaris Tertipu

KABARSINJAI.COM – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sinjai, Hj. Ratnawati nyaris tertipu oleh seorang penelefon gelap yang mencatut nama Hary Surahman, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan, mantan Kepala Bappeda ini membenarkan hal tersebut.

Ia mengaku bahwa penelefon gelap tersebut telah menghubunginya, Jumat (27/07) petang, sekira pukul 18:00 Wita, dimana saat itu ia baru saja ingin melaksanakan shalat magrib.

“Benar, saya hampir saja ditipu oleh seorang penelefon gelap. saat saya bicara melalui telefon, orang itu mengaku sebagai Kasi Pidsus di Kejaksaan Negeri Sinjai dan minta tolong kepada saya untuk dibantu”, Ujarya.

Baca juga :
Ketua Granat : Proses Hukum Oknum Polantas Sinjai yang Diduga Terlibat Kasus Narkoba Tidak Tebang Pilih
Seribuan Umat Islam Hadiri Dzikir dan Tabligh Akbar Polres Sinjai

Dalam percakapannya, ia diminta mengirim uang tiket. “Saya disuruh mengirim uang tiket untuk dirinya bersama isterinya. Namun, tiba-tiba saya sadar kalau ini adalah penipuan”, Jelasnya.

Guna memastikan hal tersebut, Ia langsung menghubungi Kasi Pidsus dan menyampaikan kejadian ini. “Jadi saat saya hubungi, beliau langsung menyampaikan ke saya agar tidak melayani orang yang mencatut namanya itu, Ini adalah penipuan”, Jelas Ratna melalui telefon selulernya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Sinjai, Hary Surahman menghimbau kepada seluruh pejabat OPD Pemda Sinjai serta rekan mitra kejaksaan untuk tidak melayani penelefon yang meminta uang mengatas namakan pejabat Kejaksaan Negeri Sinjai.

Baca juga :
Kemenkominfo dan RTIK SulSel Galakkan Upaya Literasi Digital di Toraja Utara

“Penelefon gelap yang mencatut namanya itu adalah murni penipuan dan untung saja Kepala BPKAD Sinjai ini tidak langsung percaya dengan penelefon tersebut. Kejadian ini juga sudah saya laporkan kepada pimpinan kami”, Sambung Hary kepada wartawan.  (*)

Editor / Irawan

Komentar Facebook

BERITA TERBARU