Miliki 9,23 Gram Sabu, Dua Pemuda di Sinjai Terpaksa Lebaran di Dalam Sel

KABARSINJAI.COM – Dua pemuda di Kabupaten Sinjai apes. Keduanya diringkus polisi gegara kedapatan terbukti atas kepemilikan narkoba jenis sabu. Tak tanggung-tanggung, barang bukti yang diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sinjai sebanyak 9,23 gram.

Mereka yang diamankan adalah AR (24) warga Kelurahan Alehanuae, dan MI (28) seorang pemuda warga Kelurahan Balangnipa, kecamatan Sinjai Utara. Keduanya diamankan pada Sabtu, 6 April 2024 sekira pukul 13:20 Wita.

Akibat perbuatannya, kedua pemuda tersebut mau tidak mau harus merayakan lebaran IdulFitri 1445 Hijriah dibalik jeruji atau sel tahanan Polres Sinjai.

Kasat Narkoba Polres Sinjai AKP Syaifullah Syan, menjelaskan kronologis penangkapan keduanya berawal dari informasi bahwa salah satu rumah indekos di Tanassang, Kelurahan Alehanuae, sering terjadi transaksi jual beli sabu.

Berbekal informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Sinjai dipimpin Kaur Bin Ops Narkoba Ipda Nurdin bersama anggota Opsnal melakukan pemantauan dan penyelidikan sesuai informasi tersebut.

Saat tim opsnal di lokasi, sesuai informasi melihat seorang pemuda yang gerak geriknya mencurigakan dan tim opsnal menghampiri kemudian dilakukan pemeriksaan di area indekos, ditemukanlah satu buah tas kecil berwarna biru berisi narkotika jenis sabu yang diselipkan di sebuah pelepah kelapa hibrida, tepatnya disamping indekos.

“AR mengaku kalau barang bukti tersebut adalah miliknya yang sebelumnya diperoleh dari MI, dan adapun maksud dan tujuan sabu tersebut untuk dijual kembali,” ungkapnya, Minggu (7/4/2024).

Selain barang bukti tas dan sabu seberat 9,23 gram, petugas juga menyita 12 saset plastik klip, smartphone, uang tunai sebesar Rp96.000,- terdiri dari pecahan Rp50.000,- satu lembar, pecahan Rp20.000,- satu lembar, pecahan Rp5.000,- tiga lembar, pecahan Rp2.000,- lima lembar, serta pecahan Rp1.000,- satu lembar.

“Kedua pelaku bersama barang bukti kini diamankan di Polres Sinjai guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kuncinya. (AC)