oleh

Muswil III AMAN Sulsel Dipusatkan di Kawasan Adat Karampuang Sinjai, Wabup Bilang Ini

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Musyawarah Wilayah (Muswil) III Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dipusatkan di kawasan Karampuang, Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai mulai 25-27 November 2019 mendatang.

Kegiatan siklus lima tahunan itu, dibuka Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Pemerintahan Pemprov Sulsel, H. Mustari Soba. Selain itu hadir Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong, Dewan AMAN Sulsel, Mansyur Embas, Sekjen AMAN Rukka Sombolinggi, dan  serta para tamu undangan.

Staf Ahli Gubernur Sulsel Bidang Pemerintahan, H Mustari Soba menyampaikan harapannya agar Muswil ini melahirkan pemimpin yang akan membawa bahtera Aman Sulsel kedepan jauh lebih baik serta dapat menghasilkan langkah staregis.

Baca juga: Kepala Desa Tewas di Mobil Saat Gituan Sama Selingkuhannya, Polisi Temukan Obat Kuat

“Yang tak kalah penting adalah bagaimana sumbangsih pemikiran untuk kemajuan daerah”, ujarnya.

Senada diungkapkan Mustari Soba, Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong berharap, Muswil Aman ke III ini mampu melahirkan pemimpin yang lebih baik, lebih kuat serta lebih semangat untuk terus mendorong dan ikut berpartisipasi dalam mempertahankan tataran adat yang ada di Sulawesi Selatan.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih karena Muswil AMAN kali ini ditempatkan di Kabupaten Sinjai”, ucapnya, Senin (25/11/2019)

Pada kesempatan itu, Andi Kartini membeberkan bahwa, Adat Karampuang yang merupakan lokasi Muswil AMAN ini sudah masuk dalam event nasional. Bahkan kata Kartini, sudah diakui oleh Pemerintah Pusat sebagai salah satu budaya tak berbenda.

“Mudah-mudahan para pengurus Aman dari berbagi daerah dapat betah selama di Sinjai dan semoga bukan hanya Karampuang yang didatangi, namun bisa juga menjajaki sejumlah tempat pariwisata yang ada di Sinjai,” tandasnya.

Baca Juga: Begini Aktivitas Pusdongkel Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sinjai di Kawasan CFD

Muswil III AMAN Sulsel ini dihadiri delapan utusan pengurus daerah yang jumlah mencapai ratusan peserta. Ke delapan perwakilan tersebut, dari AMAN Toraya (Toraja), Gowa, Maros, Massenrengpulu (Enrekang), PUS Kondosapata, Sidrap dan Majene.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan seminar umum yang membahas masalah “Urgensi percepatan pengakuan kedaulatan Hak Masyarakat Adat di Sulsel”. (Adi)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU