oleh

Naik 2 Persen, ini Rincian Anggaran Perubahan APBD 2022 Pemkab Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Anggaran perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai direncanakan naik 2 persen dari nilai APBD pokok tahun 2022 berjalan.

Kenaikan rencana perubahan anggaran APBD 2022 disampaikan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) pada rapat paripurna dalam rangka penyerahan Rancangan Peraturan daerah (Ranperda) tentang perubahan APBD tahun anggaran 2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sinjai, Senin (19/09/2022).

Bupati ASA merinci rencana perubahan APBD tahun anggaran 2022 diantaranya Pendapatan Daerah, semula direncanakan dalam APBD Pokok sebesar Rp.1,09 triliun lebih, dalam perubahan APBD menjadi sebesar Rp.1,11 triliun lebih atau naik sebesar 2 persen.

Perubahan APBD 2022 terdiri dari
Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam APBD Pokok sebesar Rp.103,20 miliar lebih, dalam perubahan APBD menjadi sebesar Rp.105,72 miliar lebih, naik sebesar 2,52 miliar lebih atau 2 persen. Pendapatan transfer dalam APBD Pokok sebesar Rp989,85 miliar lebih dalam Perubahan APBD menjadi Rp.1,009 triliun lebih, bertambah sebesar Rp.19,35 miliar lebih.

BACA JUGA:
Kemenkes ke Sinjai Bawa Bantuan, Diterima Langsung Bupati ASA

Inovasi ‘Satu Digit Plus’, Langkah Pemkab Sinjai Wujudkan Satu Data Pelaku Usaha

Selanjutnya Belanja Daerah, semula direncanakan sebesar Rp.1,12 triliun lebih dalam perubahan APBD menjadi Rp.1,16 triliun lebih, bertambah sebesar 40,38 milyar rupiah lebih atau 4 persen yang terdiri dari belanja Operasi dalam APBD Pokok tahun 2022 direncanakan sebesar Rp.813,07 miliar lebih, dalam perubahan APBD menjadi Rp.835,51 miliar lebih, bertambah sebesar 22,44 milyar rupiah lebih atau 3 persen.

Belanja Modal dalam APBD Pokok dianggarkan sebesar Rp.181,42 miliar lebih, dalam perubahan APBD menjadi Rp.203,55 miliar lebih, bertambah sebesar Rp.22,13 miliar lebih atau 12 persen. Belanja Tidak Terduga dalam APBD Pokok dianggarkan sebesar Rp.7 miliar, dalam perubahan APBD menjadi Rp.2,65 miliar lebih, berkurang sebesar Rp.4,34 miliar lebih atau 62 persen. Belanja Transfer dalam APBD Pokok dianggarkan sebesar Rp.122,29 miliar lebih, dalam perubahan APBD menjadi Rp.122,44 miliar rupiah lebih, bertambah sebesar Rp.157,59 juta lebih atau sebesar 6 persen.

Kemudian pembiayaan Daerah, dalam APBD Pokok sebesar Rp.27,73 miliar dalam Perubahan APBD menjadi Rp.46,22 miliar lebih, bertambah sebesar Rp.18,49 miliar lebih yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan dalam APBD Pokok tahun 2022 direncanakan sebesar Rp56,80 miliar dalam Perubahan APBD menjadi Rp 75,30 miliar rupiah lebih serta Pengeluaran Pembiayaan pada APBD Pokok dianggarkan sebesar Rp.29,07 miliar dalam perubahan APBD tetap dengan nilai yang sama.

Bupati ASA mengatakan, perubahan APBD pada prinsipnya merupakan penyempurnaan dan perbaikan atas APBD tahun berjalan, dengan mempertimbangkan pencapaian dari target pendapatan dan realisasi belanja yang telah dilaksanakan, serta menampung berbagai perubahan baik di sisi pendapatan maupun sisi belanja dan pembiayaan daerah.

Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022, ditegaskan Bupati ASA, ditujukan mempertajam prioritas, sehingga kegiatan untuk pembangunan yang akan dilaksanakan lebih tepat arah dan tepat sasaran, menyediakan asumsi dan kebijakan yang realistis, efektif, dan efisien, serta mewujudkan tertib administrasi pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan ketersediaan anggaran.

Untuk itu, ia menilai Pemerintah Daerah bersama DPRD perlu melakukan evaluasi dan penyesuaian APBD untuk periode tahun anggaran yang tersisa agar pelaksanaan anggaran dapat berjalan dengan efektif dan efisien. Termasuk melakukan pembahasan yang tidak terlalu lama untuk disetujui bersama dan ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda).

“Saya meyakini hal ini sebagai bentuk perhatian dan komitmen dewan yang terhormat untuk tetap bersama sama dengan pemerintah daerah melaksanakan amanah rakyat dengan sepenuh hati guna mewujudkan tujuan kita bersama yakni peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Sinjai yang kita cintai,” jelasnya.

BACA JUGA:
Pentas Seni dan Budaya Warnai Perayaan Milad IPAS ke-6

Istri Bupati ASA Resmi Dilantik Jadi Ketua PMI Sinjai

Sementara itu, ketua DPRD Sinjai, Jamaluddin mengatakan, melalui perubahan APBD ini, akan mengakomodir seluruh perubahan kebijakan anggaran terhadap sejumlah program dan kegiatan pemerintah daerah yang sebelumnya tidak diperkirakan tapi memiliki urgensi untuk dilaksanakan tahun ini.

“Kami berharap, agar dalam melakukan Perubahan, baik penambahan Belanja maupun pergeseran belanja lebih memprioritaskan komponen- komponen yang sangat mendesak, utamanya kegiatan yang menyentuh langsung untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sinjai,” pungkas Jamaluddin.

Politisi Partai Gerindra Sinjai, ini berharap setelah Ranperda diserahkan anggota DPRD Sinjai bersama jajaran Pemkab Sinjai untuk melakukan Pembahasan secara serius dan cermat, sehingga arah kebijakan dan alokasi anggaran betul-betul efektif dalam memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah Tahun 2022. (UC)

Komentar Facebook

Komentar