O2SN dan FLS2N di Sinjai Libatkan Tenaga Pendidik, Ada Lomba Tradisional

KABARSINJAI – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) digelar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai.

Kegiatan tersebut melibatkan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan tenaga kependidikan Se-Kabupaten Sinjai.

O2SN dan FLS2N berlangsung selama dua hari dari tanggal 7 -8 Mei 2024, dan dipusatkan di kawasan sport Center atau kawasan Stadion H. Andi Bintang, di Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Selasa (7/5/2024).

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sinjai, Irwan Suaib mengatakan, O2SN dan FLS2N digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2024. Tujuannya, mengembangkan talenta dalam bidang olahraga dan seni.

Selain itu, membina mempersiapkan olahragawan dan seni yang berprestasi dari tingkat kabupaten hingga nasional sejak usia sekolah, serta mengembangkan jiwa kompetitif sportifitas rasa percaya diri dan tanggungjawab membudaya hidup sehat serta gemar berolahraga dan seni.

Menurut Irwan, O2SN dan FLS2N merupakan ajang pembelajaran, pertumbuhan dan persaudaraan antar peserta sekaligus sebagai wahana mewujudkan impian meraih prestasi dan menginspirasi, menumbuhkembangkan nasionalisme dan cinta tanah air serta menjalin solidaritas antar peserta didik.

“Lombanya terbagi dua, baik antar pelajar maupun antar kepala sekolah, antar sekolah, bidang pengawas, PPPK maupun guru pendidikan. Kami berharap bahwa mereka semua berbaur, mempererat tari silaturahim,” ujarnya.

Mantan Kepala Bappeda Sinjai, ini berharap kegiatan olahraga dan seni seperti ini lebih menjaga kebersamaan dan kerja sama untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sinjai.

“Mari berlomba dengan semangat yang tinggi tapi tetap menjunjung tinggi fair play. Semoga kegiatan kita ini lebih meningkatkan kebersamaan, lebih kompak dalam kegiatan maupun dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” harapnya.

Sementara cabang lomba yang dipertandingkan beragam, seperti tingkat pelajar terdiri dari lomba nyanyi solo, tari kreasi, pantomim, kriya anyam, ilustrasi, dan bercerita menggambar.

Sedangkan tingkat tenaga pendidik atau pegawai Disdik, Pengawas, kepala sekolah, dan guru digelar lomba tradisional seperti dagongan, tarik tambang, hadang, dan lari karung. (*)

Komentar