oleh

Oknum ASN di Sinjai Terlibat Judi Sabung Ayam, BKPSDMA: Sanksi Menanti

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Aparat kepolisian resort (Polres) Sinjai sedikitnya mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam aktivitas judi sabung ayam Sabtu, (21/11/2020) lalu di Dusun Pao-Pao, Desa Palangka, Kecamatan Sinjai Selatan.

Dari sembilan orang yang berhasil diamankan beserta barang bukti, dua orang diantaranya berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Keduanya berinisial SP (43) dan AF (40).

Salah satu diantaranya yakni SP warga asal Lappacilama, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan, diketahui merupakan oknum ASN lingkup Pemkab Sinjai. Sedang AF merupakan ASN lingkup Pemkab Bulukumba.

Oknum ASN (SP Red) sendiri saat ini, menanti sanksi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, jika oknum ASN tersebut benar-benar terbukti bersalah.

BACA JUGA: Pejudi Sabung Ayam Diciduk Polisi, Ternyata Ada Oknum ASN

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan sumber daya Manusia Aparatur (BKPSDMA) Sinjai, Lukman Mannan saat dikonfirmasi mengaku bahwa saat ini pihakya tengah mencari tahu dan melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik).

“Sementara Kasubid Disiplin di kantor mencari tahu dan mengkoordinasikan dengan dinas. Karena info sementara, ASN tersebut adalah guru,” kata Lukman, Selasa (24/11/2020)

Bila terbukti maka pihaknya lanjut Mantan Sekwan DPRD Sinjai ini, tak segan-segan memberi sanksi kepada oknum tersebut. Kendati, sanksi itu akan ditentukan dalam rapat tim nantinya.

“Kalau terbukti, ya akan ada sanksi. Nanti di rapat tim yang menentukan apakah masuk sanksi sedang atau berat. Sanksi sedang itu terurai lagi sesuai dengan PP 53 tentang disiplin pegawai,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) diberbagai kesempatan selalu mengingatkan para ASN Lingkup Pemkab Sinjai untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat melanggar hukum seperti halnya penyalagunaan narkoba maupun tindakan lainnya.

BACA JUGA: Pasca Kebakaran, Kios Baru di Pasar Sentral Sinjai Difungsikan Awal Tahun 2021

Karena menurutnya selain dapat merugikan diri sendiri, juga dapat menciderai institusi pemerintahan.

“Jadi kalaupun ada yang melakukan tindakan seperti itu dan tetbukti tetap akan kita proses dan akan diberikan saksi sesuai aturan yang berlaku,” tegas ASA.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Sinjai, AKP Fatahuddin membenarkan adanya oknum ASN yang diringkus. Ada dua oknum ASN yang diamankan pada saat itu.

“Satu orang kerja di Sinjai dan satu di Bulukumba,” ujarnya via WhatsApp. (Tim)

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU