oleh

Oknum Kepala Lingkungan diduga Pungli Biaya Nikah

Kabarsinjai.com – Salah satu Warga Kelurahan Lappa Sinjai utara, Ahmad Alimuddin mempertanyakan aturan pembayaran biaya administrasi nikah yang mencapai Rp.1 juta yang ditarik oleh salah satu oknum Kepala Lingkungan di Kelurahan Lappa. Senin, (21/08).

Jetto sapaan akrabnya sangat menyayangkan jika memang adanya tarif yang dianggap lebih dibanding ketentuan yang telah ditetapkan dan menurutnya kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi.

“Kami terkejut saat pernyataan tersebut disampaikan pada mette/mapettu ada (Mengambil keputusan bersama) sedangkan sepengetahuan saya hanya dibayar Rp. 600 ribu kalau menikah dirumah mempelai”, katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sinjai Utara, Drs Jamaluddin Umar, saat dikonfirmasi tidak membenarkan jika jumlah uang administrasi nikah sampai sebesar Rp.1 juta.

“Itu tidak benar pak, yang jelas biaya untuk nikah hanya Rp. 600 ribu dan itu langsung dibayar ke Bank, kalau mencapai Rp.1 juta saya tidak tahu lagi kalau dibelakang ada biaya adminiatrasi lain”, ujar Jamaluddin Umar KUA Sinjai Utara saat dihubungi via celulernya.

Lebih lanjut dikatakan jika laporan warga tersebut benar adanya, pihak KUA Sinjai Utara akan membentuk tim agar permasalahan ini dapat segera terselesaikan dengan cara kekeluargaan, dan jika menemukan hal seperti ini agar segera dilaporkan ke KUA.

Informasi yang dihimpun dugaan pungutan liat tersebut dialami oleh, pasangan Fajrin dan Lia yang akan melangsungkan pernikahan bulan depan di Lingkungan Talibunging Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara.

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU