oleh

Orang Tua Siswa Mengaku Terbantu dengan Program Seragam Sekolah Gratis Pemkab Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Nana Kudrawati, salah seorang orang tua peserta didik mengaku sangat terbantu dengan program seragam sekolah gratis yang digulirkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dibawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA).

Program seragam sekolah gratis ini, diakui Nana Kudrawati tidak hanya hanya sekadar meringankan beban orang tua, namun juga meningkatkan minat belajar anak.

“Alhamdulillah sangat senang dan membantu sekali meringankan beban kami selaku orang tua. Program pak Bupati ini sangat tepat, anak-anak juga senang sekali. Terima kasih pak Bupati (ASA READ),” ucap Nana Kudrawati, salah seorang orang tua siswa SDN 3 Sinjai, Senin (12/9).

Hal senada diungkapkan Arnita Purnamasari, salah seorang orang tua peserta didik baru yang tahun ini ikut merasakan program seragam sekolah gratis dari Pemkab Sinjai.

Baca juga: Kepala SDN 3 Sinjai Serahkan Program Seragam Sekolah Gratis Bupati ASA

Menurutnya, program ini sangat strategis dalam membantu beban orang tua. Biaya untuk membeli seragam sekolah bisa dialihkan untuk kebutuhan lain.

“Program pak Bupati (ASA READ) sangat bagus, kita tidak perlu lagi membeli seragam untuk anak karena sudah disiapkan melalui program ini, uangnya bisa kita gunakan untuk keperluan lain,” pungkasnya, usai menerima bantuan seragam sekolah gratis di SDN 3 Sinjai.

Di tambah kata dia, program ini tidak membeda-bedakan. Semua peserta didik baru dipastikan merasakan program unggulan tersebut.

“Tidak membeda-bedakan, yang jelas terdaftar sebagai peserta didik baru pasti terima program ini. Begitu kata kepala sekolahnya anakku,” jelasnya.

Baca Juga: Pemerintah Pusat Gelontorkan Rp.10 Miliar Lebih untuk BLT BBM di Sinjai

Sekadar diketahui, program seragam sekolah gratis yang digulirkan Bupati ASA telah berjalan empat tahun. Bantuan tersebut berupa seragam sekolah beserta perlengkapannya seperti tas, dasi, topi, ikat pinggang, hingga alat tulis menulis.

Khusus tahun 2022, sebanyak 6.905 peserta didik baru merasakan program terebut dengan rincian 3.902 peserta didik tingkat SD dan 3.003 peserta didik tingkat SMP, baik yang berstatus negeri maupun swasta. (Tim)

Komentar Facebook