oleh

Pantang Menyerah, Simak Kisah Perjuangan Petugas Kesehatan Sinjai di Kampung Boja

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pantang menyerah sebutan yang pantas disematkan pada petugas Kesehatan di Kabupaten Sinjai. Mengapa tidak, meski harus menempuh perjalanan dengan berjalan kaki sejauh beberapa kilometer, tak membuat semangat para petugas kesehatan di Kabupaten Sinjai surut.

Semua itu demi menjalankan tugas, terkhusus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Perjuangan itulah yang disemayatkan kepada para petugas Puskesmas Samaenre.

Dengan melibatkan tenaga medis Puskesmas setempat memberikan pelayanan kesehatan di Desa Puncak, Kampung Boja, Kecamatan Sinjai Selatan, Rabu (14/8/2019).

Pelayanan kesehatan yang diberikan pun terbilang lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, gigi dan mulut massal kepada para masyarakat, pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, serta pemberin obat cacing kepada pelajar Sekolah dasar.

Baca Juga: Jemput Bola, Puskesmas Biji Nangka Sinjai Borong Adakan Posbindu di Lokasi Perkemahan

Salah seorang Tim Medis, Megawati bercerita, lokasi yang didatanginya itu harus melewati medan yang luar biasa. Pasalnya, jarak lokasi dari pusat kota Kecamatan sangat jauh, sehingga untuk sampai di lokasi itu harus memakan waktu berjam-jam.

“Walau tempat yang begitu sulit dijangkau dan harus uji adrenaline. Tapi itu tidak mengahalangi kami untuk memberikan pelayanan ke semua masyarakat  terkhusus di wilayah Puskesmas kami, apa lagi masyarakat dan siswa disana antusias menyambut kami,” ujarnya.

Megawati, menjelaskan bahwa akses menuju Kampung Boja hanya dilalui kendaraan roda dua. Itu pun kata dia, bila dimusim kemarau. Sementara dimusin hujan datang akses menuju kampung itu sulit karena, jalan kesana hanya jalan setapak, tanah merah, bebatuan besar, jalan licin, dan terjal. Bahkan harus melewati beberapa sungai kecil.

Baca Juga: Video: Tampil Memukau dan Menggemaskan, Naisya Juarai Lomba Busana Perjuangan di Sinjai

“Jarak kesana dari arah puskesmas kurang lebih 18 km. Kampung Boja sendiri merupakan kawasan hutan. Tapi disana di Huni sekitar 45  kepala keluarga (KK),” demikian Megawati.

Diketahui bahwa Kampung Boja ini merupakan daerah terpencil yang sulit dijangkau kendaraan, namun hal itu tidak membuat para petugas kesehatan lari dari tanggung jawabnya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal. (*)

Editor/Andis

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU