oleh

Pasang Tarif Rp400 Ribu Sekali Kencan, Polisi Dalami Kasus Dugaan Prostitusi Online di Sinjai

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Pihak kepolisian resor (Polres) Sinjai, masih mendalami kasus dugaan prostitusi online yang berhasil diungkap di salah satu hotel di dalam Kota Sinjai atau di Sinjai Utara. Jumat malam, (17/12/2021)

Kasus dugaan prostitusi online ini melibatkan enam orang pelaku yang berhasil diamankan, 5 diantaranya perempuan dan 1 laki-laki.

Mereka yang diamankan masing-masing berinisial NA (22), JS (18), IP (23), AP (27), HR (24) dan satu pelanggan AN (41) berasal dari Kabupaten Bone.

“Masih kita dalami, apakah memenuhi unsur tindak pidana atau tidak,” tulis Kasat Reskrim Polres Sinjai, IPTU Abustam, melalui WhatsAppnya. Sabtu, (18/12/2021)

BACA JUGA: Polisi di Sinjai Ringkus 6 Orang di Kamar Hotel, Ternyata Open BO

Dari hasil pemeriksaan polisi, terduga pelaku mengakui melakukan Open BO melalui aplikasi MeeChatt. Tarif yang dipasang sekali kencan sebesar Rp400 ribu.

“Benar, NA menjajakan dirinya lewat aplikasi MeeChatt dengan tarif sekali kencan atau berhubungan badan Rp400 ribu,” sambungnya.

Dari hasil penggerebekan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 pack kondom merk Sutra, uang tunai Rp300.000, serta 3 unit handphone.

Sebelumnya, aparat kepolisian melalui Sat Reskrim dan Unit PPA Polres Sinjai mengamankan 6 orang terduga pelaku bisnis lendir melalui via chat MeeChatt. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU