oleh

Pasca Ditetapkan Tersangka, Eks Direktur PDAM Sinjai Resmi Ditahan

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai, resmi menahan tersangka mantan Direktur PDAM Sinjai berinisial (S), atas kasus dugaan korupsi dana hibah PDAM Sinjai, Rabu (24/8) malam.

Penahanan mantan direktur PDAM Sinjai ini pasca dirinya ditetapkan menjadi tersangka dengan kerugian negara sebesar Rp. 1 Miliar, Senin (22/8) lalu.

Terpantau S mengenakan rompi merah, yang identik dengan rompi tahanan. Dia didampingi sejumlah pejabat dan pegawai Kejari Sinjai keluar dari kantor Kejari menuju mobil mini bus untuk dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) kelas IIB Sinjai.

Kepala Kejaksaan Negeri Sinjai, Zulkarnaen mengatakan bahwa penahanan tersangka dilakukan mengacu pada pasal 21 KUHAP yaitu agar tersangka tidak melarikan diri dan menghilangkan barang bukti.

Selain itu, lanjutnya bahwa pasal yang disangkakan pada tersangka adalah pasal yang memenuhi kriteria untuk penyidik melakukan penahanan, sehingga memudahkan penyidik untuk proses hukum selanjutnya.

Baca juga: Eks Pejabat PDAM Sinjai Tersangka Kasus Korupsi Dana Hibah Dijerat Pasal Berlapis

“Maksudnya yaitu pelimpahan perkara untuk proses penuntutan dan sidang di pengadilan,” kata Zulkarnaen lewat pesan singkatnya di WhatsApp.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Sinjai, Djoharca Dwiputra mengatakan pasca ditetapkan sebagai tersangka pihaknya langsung melakukan pemanggilan secara patut untuk dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka.

“Pada hari ini kami lakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari di rutan sinjai,” ungkapnya.

Baca juga: Ungkapan Syukur Warga Sinjai Utara, Sebentar Lagi Tempati Rumah Layak Huni

Dan setelah itu, pria kelahiran Kota Pare-pare ini menambahkan, bahwa selanjutnya pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) pastinya melakukan penelitian, apakah ada kekurangan pastinya akan kita tambahkan dan kita masih ada waktu untuk melakukan perpanjangan penahanan sebelum pelimpahan berkas ke pengadilan Tipikor Makassar.

“Pihak tersangka bisa mengajukan penangguhan penahanan di kami, itu haknya tersangka,” pungkasnya. (Tim)

Komentar Facebook