Pembudidaya Perikanan Bakal Kembali Tersentuh Bantuan dari Pemkab Sinjai

KABARSINJAI – Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai, akan menyalurkan stimulus untuk pembudidaya ikan berupa bibit ikan, pakan dan sarananya hingga kelompok budidaya rumput laut.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sinjai Syamsul Alam, menuturkan bahwa bantuan budidaya air payau terdiri dari 5 paket yang didalamnya ada benih ikan bandeng, benur udang windu, pakan, pupuk dan pompa.

Sedangkan untuk kelompok pembudidaya air payau terdiri dari 11 paket yang didalamnya ada benih ikan nila dan pakan pelet.

Selain itu, juga ada bantuan benih ikan nila salin sebanyak 5 paket yang dilengkapi dengan pakan, pupuk urea dan SP36 serta kapur.

BACA JUGA: Diperkuat 10 Pemain, PSM Makassar Raih Poin Sempurna Dikandang Persikabo 1973

BACA JUGA: Sambangi Warga Terdampak Banjir, Bupati ASA Serahkan Bantuan Logistik

Untuk bantuan sarana dan prasarana budidaya sistem polikultur (udang, bandeng dan rumput laut) terdiri dari dua paket yang didalamnya ada bibit nener, benur, bibit gracillaria, pakan dan pupuk.

Sementara untuk, kelompok bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut ada 5 paket bantuan yang terdiri atas bibit rumput laut gracillaria, tali, tali bentang dan pelampung.

“Bantuan ini akan disalurkan kepada pokdakan yang ada diberbagai kecamatan. Saat ini bantuan tersebut dalam proses lelang dan direncanakan akan disalurkan paling lambat pada bulan Agustus 2023 mendatang,” jelasnya, Sabtu (15/7/2023)

Mantan Kepala Bidang Perencanaan Makro Bappeda ini menambahkan tujuan pemberian bantuan ini untuk memberikan motivasi kepada para kelompok pembudidaya perikanan agar dapat meningkatkan produksinya yang dampaknya akan meningkatkan kesejahteraan dan pendapatan mereka.

BACA JUGA: Senyum Bahagia Peserta Didik Baru Dapat Bantuan Program Seragam Sekolah Gratis dari Bupati ASA

Lebih lanjut dikatakan, anggaran bantuan Perikanan di Sinjai tahun ini meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, yakni dari Rp 3 miliar menjadi Rp 6 miliar lebih di tahun 2023.

“Anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini selain untuk sarana dan prasarana di bidang perikanan tangkap juga difokuskan kepada kelompok pembudidaya perikanan,” tambahnya. (And)