oleh

Pemuda Lappa Tewas Gantung Diri, Berikut Motif dan Kronologi Lengkapnya

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kasus penemuan mayat gegerkan warga di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Diketahui Pemuda tersebut berinisial VA (23) tewas akibat gantung diri di dalam kamar rumah tantenya yang beralamat di Jalan Lamuru, Kelurahan Lappa, Sinjai Utara. Senin malam, (28/12/2020).

Atas kejadian itu, pihak kepolisian langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP untuk identifikasi lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi kembali terkait perkembangan kasus tersebut, Kapolres Sinjai AKBP Iwan Irmawan membeberkan kronologi lengkap kejadian berdasarkan hasil olah TKP yang telah dilakukan pihak kepolisian.

BACA JUGA: Warga Lappa Ditemukan Tewas Gantung Diri, Saksi Mata Bilang Begini

Iwan membeberkan jika VA ditemukan tewas gantung diri menggunakan seutas tali nilon sekira pukul 20:30 Wita di dalam kamar dalam.

VA ditemukan pertama kali oleh sepupunya berinisial W. Saat itu kata Kapolres Iwan, sepupu korban (W Red) hendak memasuki kamarnya dan mengetuk pintu kamar tersebut, tetapi pintu dalam keadaan terkunci dari dalam sehingga W memaksakan masuk dengan cara mendobrak pintu dan akhirnya terbuka.

“Saat itu pula dirinya mendapati VA dalam keadaan tergantung dengan seutas tali nilon (bekas tali ayunan) dan mendapati ada meja televisi di dalam kamar sebagai pijakan”, tulis Kapolres Sinjai via Whatsapp kepada jurnalis Kabar Sinjai. Selasa, (29/12/2020) malam

Begitu melihat sepupunya dalam keadaan tergantung W sontak berteriak meminta pertolongan dan saat itu teriakannya terdengar oleh lelaki R (sepupu korban), lalu seketika itu R langsung masuk ke dalam kamar dan berupaya menurunkan korban dengan cara memotong tali nilon tersebut menggunakan pisau dapur.

BACA JUGA: Kapolres: Tindak Pidana Penganiayaan Dominasi Kasus di Sinjai

Dari hasil pemeriksaan di TKP dibantu oleh petugas medis dari RSUD Sinjai, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh VA.

Untuk motif gantung diri, diperkirakan VA terbelit masalah pribadi yang tidak dapat diselesaikan sehingga mengambil jalan pintas untuk gantung diri.

“Kuat dugaan adanya permasalahan pribadi dari korban yang tidak dapat dihadapi atau jalaninya sehingga korban nekat untuk mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri”, jelas Kapolres Iwan.

Meski demikian, pihaknya mengaku menghentikan penyelidikan sebab pihak keluarga menerima dengan ihklas kematian korban dengan memberikan keterangan penolakan autopsi terhadap jenazah korban. (Ad/Baso)

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU