oleh

Pengangkatan Kadus Batumasongo Desa Aska Dinilai Tidak Sesuai Prosedur

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Di Desa Aska, Kecamatan Sinjai Selatan, pengangkatan Jumain selaku Kepala Dusun Batumasongo hangat diperbincangkan di tengah masyarakat.

Menurut salah satu tokoh pemuda di Sinjai Selatan, Jusman Ahmad menilai bahwa pengangkatan Kepala Dusun Batumasongo didalamnya terdapat kejanggalan karena tidak sesuai dengan regulasi yang ada.

“Kepala Desa Aska periode 2016-2021, bapak Arifuddin dalam mengangkat dan menetapkan Kepala Dusun Batumasongo tanpa menimbang dan membaca dasar maupun regulasi yang ada,” ungkapnya, Sabtu, (26/3/2022).

Hal tersebut lanjut Jusman, dapat ditelaah dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa dan aturan turunannya dalam Peraturan Bupati Kabupaten Sinjai Nomor 31 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Baca juga: Kabar Gembira, Pemkab Sinjai Segera Kucurkan Bantuan Bibit Rumput Laut Bagi Pembudidaya

“Kejanggalan dalam pengangkatan dan penetapan Kepala Dusun Batumasongo terdapat dalam pasal 2 ayat 2 (b) dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa yang berbunyi: Persyaratan umum yang dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut: (b). berusia 20 (dua puluh) tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua) tahun. Yang di mana pada saat pengangkatan kepala dusun batumasongo pada saat itu usianya 43 (empat puluh tiga) tahun, hal tersebut sangat melanggar aturan,” jelasnya.

“Kemudian dalam Bab 1 (tata cara pengangkatan perangkat desa) di pasal 2 ayat 1 (a) da (b) dalam Peraturan Bupati Kabupaten Sinjai Nomor 31 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan Dan pemberhentian Perangkat Desa yang berbunyi: Tahap pelaksanaan pengangkatan Perangkat Desa sebagai berikut: (a). tahap penjaringan (b). tahap penyaringan, dimana dalam pengangkatan dan penetapan perangkat Desa Aska dalam hal ini kepala Dusun Batumasongo tidak sama sekali melalui tahapan sebagai mana di maksud di dalam pasal 2 ayat 1 (a) dan (b),” beber Jusman.

Hal tersebut membuatnya sangat menyayangkan keputusan Kepala Desa Aska periode 2016-2021 yang mengangkat dan menetapkan Kepala Dusun Batumasongo tidak sesuai regulasi.

“Ini sangat disayangkan juga karena dalam aturan Peraturan Bupati Kabupaten Sinjai Nomor 31 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengangkatan Dan pemberhentian Perangkat Desa terdapat dalam pasal 11 ayat 3 (rekomendasi camat) yang berbunyi: (3). rekomendasi yang diberikan Camat berupa persetujuan dan penolakan berdasarkan persyaratan yang ditentukan,” paparnya.

Baca juga: Vaksin di Polres Sinjai Berhadiah Minyak Goreng

Jadi dalam ranah tersebut, Camat Sinjai Selatan juga dinilai sama sekali tidak membaca dan memahami aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Camat Sinjai Selatan secara tidak langsung menyetujui salah satu individu yang diangkat oleh Kepala Desa Aska periode 2016-2021 terkait pengangkatan dan penetapan Kepala Dusun Batumasongo, beberapa masyarakat Desa Aska sangat sangat menyayangkan kejadian ini disebabkan masih banyak sumber daya manusia yang juga difungsikan untuk pengembangan Desa dalam segi pemerintahan dan sesuai juga dalam peratuan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Olehnya itu, Jusman yang juga Ketua DPK KNPI Kecamatan Sinjai Selatan berharap persoalan ini dapat segera dituntaskan oleh aparat penegak hukum. (Tim)

Komentar Facebook