oleh

Pengeroyokan Anak Dibawah Umur Kembali Terjadi, Orang Tua Korban Minta Keadilan

KABARSINJAI.COM, Makassar, – Seorang anak yang bernama Rifal yang menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan oleh tetangganya sendiri melakukan pelaporan ke Polsekta Tamalate Kota Makassar. Kamis, (04/02/2021).

Korban sendiri masih tergolong dibawah umur sehingga mengadukan penganiayaan terhadap dirinya ke Polsek Tamalate.

Salah seorang rekan korban, Alan menjelaskan, hal ini berawal dari korban yang menyanyi bersama rekannya pada Rabu malam pukul 22.09 WITA, pelaku pengeroyokan yang rumahnya tidak jauh dari tempat korban menyanyi merasa tersinggung mendengar kalimat ‘battala’ (gendut red).

Akibatnya, hal tersebut berbuntut panjang dimana pelaku bersama istri dan 3 orang rekannya ke tempat korban lalu memukulinya.

BACA JUGA: Kadis Kominfo Ajak Mahasiswa Kembangkan Bisnis Digital

Dengan spontan, beberapa warga setempat termasuk Ketua RT menyaksikan kejadian tersebut sembari berusaha menghalangi pelaku dan rekannya melakukan pemukulan kepada korban Rifal.

Atas kejadian itu, warga setempat bersama Babinsa Tamalate berusaha mendamaikan kedua belah pihak, namun korban dan kedua orang tuanya tidak menerima jalan damai dan berinisiatif melaporkan ke pihak kepolisian.

‘”Saya lihat tiba-tiba pelaku datang sama istrinya serta 3 orang berteriak marah dan memukul Rifal,” ujar Alan rekan korban.

Sementara itu, Agus selaku orang tua Rifal mengungkapkan dirinya yang juga nyaris dipukuli oleh pelaku berinisial Daeng E.

BACA JUGA: Sinyal Mutasi Sudah Dekat, Pejabat Eselon II Pemkab Sinjai Ikuti Uji Kompetensi

“Saya juga mau tongka napukul (ini bapakna borongi tommi),” ujar Agus menirukan ucapan si pelaku.

Dirinya meminta kepada pihak kepolisian, khususnya Polsekta Tamalate Makassar agar kasus ini segera diusut tuntas, karena pihaknya merasa dirugikan dengan adanya peristiwa pengeroyokan yang menimpa anaknya.

“Kami minta pihak kepolisian agar transparan menangani kasus yang menimpa anak saya kodong, saya orang susahji, tapi tolong hukum harus tegakkan,” tegas Agus, orang tua korban. Sabtu, (06/02/2021).

(Red)

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU