oleh

Penghapusan Denda Pajak Kendaraan Kembali Diberlakukan

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kabar gembira kembali hadir kepada segenap masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berkaitan dengan masalah pajak kendaraan.

Tahun 2021 ini, penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) untuk penyerahan kedua dan seterusnya kembali diberlakukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Penghapusan denda pajak ini berlaku di seluruh Samsat di Sulsel, tak terkecuali di Kabupaten Sinjai.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sulsel Nomor 1828 /VIII/2021 tentang Pemberian Insentif Pembebasan Denda Pajak Daerah di Provinsi Sulsel ditandatangani Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada tanggal 16 Agustus 2021 lalu.

BACA JUGA: Pemilihan Duta Lingkungan Hidup 2021, Begini Persiapan DLHK Sinjai

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Samsat Wilayah Sinjai,
Akmal Tabbate mengatakan, penghapusan denda tersebut berlaku mulai 18 Agustus 2021 sampai dengan 29 September 2021.

“Jadi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-76, Plt Gubernur Sulsel bapak Andi Sudiman mengeluarkan SK pembebasan denda atau penghapusan pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama,” ujarnya saat ditemui dikantornya. Selasa, (24/08/2021)

Hal itu diberikan kata Akmal, untuk meringankan beban masyarakat saat pandemi Covid-19. Olehnya itu ia mengimbau masyarakat Sinjai agar memanfaatkan penghapusan denda tersebut.

BACA JUGA: Terima Bantuan Sembako dari Pemprov Sulsel, Bupati ASA Harap Penyalurannya Tepat Sasaran

“Dimasa pandemi ini, pemerintah mengambil kebijakan mengingat selama pandemi kita lihat masyarakat agak susah dalam hal perekonomian,” kata Akmal.

Sebelumnya, Bapenda telah menjalankan program penghapusan denda PKB sudah dilaksanakan pada 4-30 Juni 2021, sesuai Keputusan Plt Gubernur Sulsel nomor 1327/V/tahun 2021 tentang Pemberian Insentif Pembebasan Denda Pajak Daerah tahun 2021 di Provinsi Sulsel.

Pada tahun 2020 lalu Pemprov Sulsel memberikan insentif pajak selama tiga kali. Periode pertama pada 1 Januari sampai 29 Juni 2020, lalu pada 29 Juni hingga 30 September 2020, dan 30 September hingga 23 Desember 2020. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU