oleh

Pengungsi Korban Gempa Lombok di Sinjai Khawatir Anaknya Putus Sekolah

KABARSINJAI.COM, – Korban gempa Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berdatangan ke Kabupaten Sinjai. Tercatat hingga saat ini jumlah pengungsi mencapai 96 orang dari 27 Kepala Keluarga (KK), yang menempati 2 Desa.

Desa yang saat ini telah menampung korban gempa Lombok sendiri, yakni Desa Buhungpitue Pulau Burungloe Kecamatan Pulau XI (Sembilan) sebanyak 64 orang, dan Desa Tongke-tongke kecamatan Sinjai Timur sebanyak 32 orang.

Rusdi, salah satu pengungsi menuturkan, bahwa Ia bersama pengungsi lainnya datang ke Kabupaten Sinjai menggunakan perahu nelayan dengan waktu tempuh selama 3 hari 3 malam. Alasannya tidak lain untuk mengamankan diri dari gempa susulan yang katanya masih sering terjadi.

Baca Juga:
Pengungsi Warga Korban Gempa Lombok di Sinjai Terus Bertambah
Prihatin, Kades Tongke-Tongke Beri Bantuan Kemanusiaan Kepada Pengungsi

Selain itu, kedatangannya juga dikarenakan kurangnya pasokan bahan makanan dan kebutuhan pokok pasca gempa yang mengguncang pulau Lombok beberapa waktu yang lalu.

“Di sana kami serba kekurangan pak, mulai dari air, obat-obatan hingga keperluan sehari-hari kami karena kami mengungsi di Gunung makanya kami putuskan untuk kesini,” pungkas Rusdi kepada wartawan, Kamis (30/8/2018).

Pengungsi korban Gempa Lombok kini tinggal berpencar di rumah-rumah penduduk, puluhan diantaranya anak-anak yang terancam putus sekolah.

“Ini yang kami pikirkan kalau lama-lama disini akan terlambat sekolahnya, kalau mau kembali kesana sementara masih diguncang gempa, kami bingung mau kembali atau tetap disini,” tutup lelaki dua orang anak ini. (Mirza)

Editor/Riswan.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU