oleh

Pengunjung Keluhkan Parkir Ilegal di Badan Jalan Pasar Sentral Sinjai

KABARSINJAI.COM, – Kepadatan pengunjung Pasar Sentral Sinjai jelang hari lebaran atau hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah, memberikan kesan tersendiri bagi siapa saja.

Bagi penjual atau pedagang misalnya, ini merupakan berkah di bulan ramadan. Namun lain halnya bagi pembeli, mereka merasa terganggu dengan suasana kepadatan hingga macet yang kadang terjadi di Pasar Sentral Sinjai.

Salah satu pengunjung Pasar Sentral, Reski Amaliah, mengeluhkan kepadatan kendaraan roda dua yang terpakir di badan jalan yang dianggap mengganggu arus kendaraan yang ingin melintas di Jalan tersebut.

“Susah sekali kalau begini pak, jalan kaki saja macet apalagi mauki bawa motorta naik,” ujarnya kepada tim Kabarsinjai.com, Minggu (10/6/2018).

Dia berharap, pihak terkait dapat mengeluarkan kebijakan baru dan membatasi kendaraan roda dua yang yang masuk ke Pasar Sentral Sinjai, terlebih di moment puncak kepadatan yang terjadi saat sekarang ini.

Apalagi, lanjut Reski, badan jalan tersebut digunakan untuk parkir dengan memungut tarif bervariasi mulai Rp. 2000,- Rp. 5000/ motor.

“Jadi yang bawa motor bayarnya Dua kali, di Pos sama parkirnya. Kalau masuk Kas Daerah atau PAD yah fine – fine saja, tapi jangan sampai di manfaatkan sama oknum yang bertanggung jawab,” tandasnya.

Sementara, petugas retribusi Dinas Perhubungan, Syamsul Bahri di Jalan Bhayangkara Sinjai yang dikonfirmasi langsung membenarkan persoalan parkir di area pasar Sentral Sinjai.

Menurutnya, itu ilegal karena tanpa sepengetahuan Dinas Perhubungan Sinjai. “Itu parkir Ilegal, bajunya saja tidak pakai baju petugas parkir Dinas Perhubungan. Nanti kita laporkan ke Pak Kadis terkait parkir ilegal tersebut,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, 4 hari menjelang hari Raya Idul Fitri, suasana Pasar Sentral Sinjai mulai di padati masyarakat untuk berbelanja keperluan lebaran, mulai dari pakaian hingga perlengkapan kue lebaran. (Mirza)

Editor / Irawan.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU