oleh

Perebutan Medali Emas, Protes Hingga Banding Kontingen Pangkep Cabor Panjat Tebing Ditolak Dewan Hakim

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Protes dan banding kontingen Kabupaten Pangkep di Cabang Olahraga (Cabor) Panjat Tebing terkait perebutan medali emas pada nomor speed wr team putra, berakhir. Medali emas dipastikan milik kontingen Kabupaten Sinjai.

Demikian diungkapkan panitia pertandingan Cabor Panjat Tebing dalam jumpa pers di Aula Kantor Komite Olahraga Nasional (KONI) Sinjai, Rabu (26/10/2022).

Dalam jumpa pers, Anjar Wijaya sebagai Tim Delegate Panjat Tebing menegaskan, pihaknya telah mengadakan technical meeting bersama semua kontingen untuk menyampaikan pedoman penyelenggaraan kompetisi panjat tebing yang digunakan sejak tahun 2014, 2017, dan 2019 sebelum melangsungkan pertandingan di Porprov.

Termasuk membahas penambahan kesepakatan dalam forum tertinggi itu. Karena Digital timer yang dimiliki mengalami masalah, sehingga pihaknya menawarkan agar pada event kali ini digunakan timer manual yakni stopwatch. “Mereka semua sepakat menggunakan stopwatch sebagai barometer dan itu menjadi komitmen bersama kami,” terangnya.

BACA JUGA:
KONI Sinjai Kutuk Keras Peristiwa Pemukulan Atlet Dayung Selayar di Porprov 2022

Target Medali Emas Cabor Senam Sinjai Tercapai

Namun, saat laga sedang berlangsung, kontingen Pangkep memprotes keputusan juri karena menetapkan Kabupaten Sinjai sebagai peraih medali emas untuk nomor speed WR tim Putra. Mereka tidak terima karena berdasarkan video yang mereka peroleh, atletnya yang berhak mendapat medali tersebut.

Akan tetapi, juri tetap pada posisi awal dan tidak menerima aksi protes tersebut. Alasannya karena dari enam stopwatch yang digunakan sebagai barometer, atlet Sinjai yang terlebih dahulu stop timer. Bahkan, enam kamera yang ia pasang atas, tengah, dan bawah venue juga menunjukkan Sinjai pemilik sah medali emas itu.

“Kami tidak gunakan video dari luar, kami punya bukti sendiri, karena kalau video dari luar semua akan mengklaim, lagian kalau video diambil dari kanan atau kiri masing-masing akan berbeda,” bebernya didampingi Presiden Juri, Asmar Situju, dan official lainnya.

Setelah memberikan penjelasan, kontingen Pangkep tetap tidak menerima keputusan tersebut. Sehingga Pangkep mengajukan banding ke Dewan Hakim. Bahkan, video yang menampilkan atlet Pangkep menang disebarkan dan viral di media sosial.

BACA JUGA:
Kantongi 19 Medali, Tuan Rumah Sinjai Finish di Tiga Besar Cabor Renang

Legislator Gerindra Sinjai Suplai Vitamin ke Atlet Porprov 2022

Perwakilan Dewan Hakim, Febri Naldi membenarkan jika Pangkep melakukan banding karena tidak menerima keputusan juri memenangkan Kabupaten Sinjai. Oleh karena itu, ia bersama dua dewan hakim lainnya telah melakukan klarifikasi ke tim juri.

Bukti stopwatch hingga video milik official juga telah diperiksa. Termasuk peodoman penyelenggaraan kompetisi panjat tebing. Sehingga pihaknya mengambil keputusan dan mengesahkan jika medali emas tersebut memang menjadi hak Sinjai.

“Kami sudah lihat pedoman dan video yang sah milik official panjat tebing dan kami menyimpulkan menolak banding kontingen Pangkep,” terang Febri. (Si/tim)

Komentar Facebook