Pj Bupati Sinjai Ingatkan Peserta DTD Ke-6 GP Ansor, Pentingnya Perubahan Sikap dan Perilaku

KABARSINJAI Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sinjai menggelar Diklat Terpadu Dasar (DTD) Ke-6, di Ponpes Darul Ihsan Desa Salohe, Kecamatan Sinjai Timur, Sabtu (09/12/2023).

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri dan salah satunya adalah Penjabat Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah.

Dihadapan para peserta, Pj. Bupati Sinjai menyoroti urgensi setiap pelatihan untuk tidak hanya meningkatkan pengetahuan (knowledge), tetapi juga keterampilan (skill) dan sikap (attitude) para peserta.

TR. Fahsul Falah mengingatkan peserta bahwa tujuan akhir dari pelatihan ini bukan hanya akumulasi pengetahuan, tetapi juga peningkatan kemampuan serta perubahan sikap dan perilaku yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Lihatlah aplikasinya di lapangan. Sikap dan perilaku sebelum dan setelah pelatihan harus menunjukkan perubahan yang positif. Selain itu, yang perlu diperhatikan adalah setelah pelatihan ini apa yang ingin kita capai? Tujuan inilah yang akan memberikan arah dan motivasi untuk terus berkembang,” ujar Pj. Bupati.

Beliau menekankan bahwa kombinasi knowledge, skill, dan attitude adalah kunci terbentuknya sebuah believe system yang memungkinkan pemikiran kreatif di luar batas konvensional.

“Ketika kita dapat berpikir outside the box, kita dapat melihat daerah kita dari perspektif yang berbeda dan mengembangkannya dengan cara yang lebih inovatif,” tambahnya.

Dalam rangka mendukung agenda nasional, Pj. Bupati Sinjai juga mengajak semua peserta untuk bersatu dalam mensukseskan pemilu damai 2024 serta menekankan pentingnya peran aktif seluruh pihak dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, terutama dalam menangani masalah stunting, inflasi, dan meningkatkan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, TR Fahsul Falah juga memberikan arahan kepada kader GP Ansor untuk pandai melihat peluang usaha dari potensi yang dimiliki daerah mengingat Kabupaten Sinjai memiliki banyak potensi yang dapat menjadi sumber daya yang tak ternilai jika dikelola dengan baik.

“Pada bidang pariwisata, kita Kampung Galung dan Pantai Mallenreng yang telah meraih prestasi di tingkat nasional. Sementara di sektor pertanian, kita punya produk kopi, yang dapat dikembangkan sehingga dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas,” tutupnya.

Terakhir, Diklat Terpadu Dasar Ke-6 ini diharapkan dapat menjadi pondasi awal dalam pembentukan pemimpin yang berkomitmen untuk mengembangkan potensi daerah dan mendukung kemajuan bersama.

Pada kesempatan itu, juga hadir Ketua GO Ansor Sinjai, Haris dan Pimpinan Pompes Darul Ihsan Desa Saloe serta segenap pengurus GP Ansor Sinjai (**)