Pj Bupati Sinjai Larang Keras Pelajar Bawa Motor ke Sekolah

KABARSINJAI – Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, T.R. Fahsul Falah, melarang kalangan pelajar di Kabupaten Sinjai untuk mengendarai sepeda motor ke sekolah.

Hal itu tertuang dalam Surat Himbauan pada tanggal 30 Mei 2024 dengan Nomor: 421/04.1192/SET yang ditujukan kepada Kepala Satuan Pendidikan SD dan SMP.

Imbauan tersebut dikeluarkan karena banyaknya angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) yang terjadi di Bumi Panrita Kitta’ dan melibatkan pelajar. Sama seperti peristiwa yang terjadi di Kecamatan Sinjai Selatan baru-baru ini.

Lakalantas yang terjadi pada Jumat (31/5/2024) lalu. Satu orang pelajar meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka parah setelah motor yang mereka kendarai menabrak truk dump di Jalan Poros Sinjai-Bulukumba, tepatnya di Dusun Joalampé, Desa Alenangka, Kecamatan Sinjai Selatan.

Sama halnya dengan pelanggar lalulintas yang didominasi oleh kalangan pelajar. Dari data Satlantas Polres Sinjai, sebanyak 409 pengendara, terjaring tilang electronic traffic law enforcement (ETLE) selama Januari – Mei 2024.

Dalam imbauannya, Pj Bupati menyampaikan 3 poin penting, yakni melarang peserta didik yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah kecuali diantar oleh orang tua/wali.

Kemudian, Kepala Sekolah dan guru diharapkan selalu melakukan pengawasan, sosialisasi dan advokasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas kepada peserta didik, para orang tua/wali, dan masyarakat sekitar lingkungan sekolah serta bekerja sama dengan Polres Sinjai.

Pj Bupati Sinjai juga mengimbau para Kepala Sekolah untuk memberikan sanksi kepada peserta didik yang tidak menaati himbauan tersebut sesuai ketentuan yang ditetapkan pihak sekolah.

“Kita harapkan imbauan ini dilaksanakan dengan baik. Kalau belum cukup umur, jangan biarkan anak-anak kita membawa kendaraan ke sekolah. Ini akan membahayakan keselamatan mereka,” imbaunya. (*)