Pj Bupati Sinjai Segera Wujudkan MPP Elektronik Kedua di Indonesia

KABARSINJAI – Kesuksesan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) di tahun 2023, tidak membuat pemerintah kabupaten (Pemkab) Sinjai berpuas diri. Namun terus berinovasi dengan menghadirkan MPP elektronik dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Inovasi yang dicetuskan Pj Bupati Sinjai T.R Fahsul Falah, ini segera terwujud dan dinikmati masyarakat Sinjai. Rencananya bakal dilaunching pada Senin (8/1/2024) pekan depan.

Kabupaten Sinjai sendiri menjadi pemerintah daerah kedua di Indonesia setelah Kabupaten Bengkulu Tengah yang telah memiliki MPP elektronik.

“Jika tak ada aral melintang, Insya Allah akan dilaunching 8 Januari mendatang oleh pak Pj Bupati di Command Center. Kita yang kedua di Indonesia yang mempunyai MPP Elektronik setelah Bengkulu Tengah,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sinjai, Lukman Dahlan, Rabu (3/1/2024).

Memang kata Lukman, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, Pj Bupati Sinjai T.R Fahsul Falah mendorong penerapan MPP Elektronik dan mendapat dukungan dari Pusat Fasilitasi Kerjasama Kemendagri, Plan C Institute, dan Ford Foundation.

Hal ini sebagai wujud pelaksanaan reformasi di sektor pelayanan publik dengan mengintegrasikan berbagai pelayanan publik secara digital.

“Inovasi ini salah satu program prioritas pak Pj yang mendapatkan dukungan dari pusat. Jadi penerapan MPP Elektronik kita ini tanpa menggunakan APBD. Murni dari pusat,” sambungnya.

Dengan begitu, masyarakat Kabupaten Sinjai dapat menikmati 97 jenis layanan publik yang telah disiapkan. Hanya menggunakan Ponsel, pelayanan publik dapat diakses masyarakat darimanapun.

Keberadaan MPP elektronik Kabupaten Sinjai nantinya melengkapi dan menyempurnakan pelayanan publik yang sudah berjalan di MPP fisik kabupaten Sinjai.

“Prinsip dasarnya sama dengan MPP pada umumnya, keunggulannya dapat diakses melalui ponsel sehingga lebih memudahkan masyarakat menikmati layanan publik dari pemerintah. Masyarakat tidak perlu lagi mengantre di MPP,” tambahnya.

Menurut Lukman, kini progresnya telah dilakukan uji coba internal sebelumnya dilakukan launching. “Progresnya sudah jalan sekarang tapi masih tahap uji coba, nanti setelah launching baru kita sosialisasikan ke masyarakat karena berbasis digital,” jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Hukum dan HAM Setdakab Sinjai ini. (*)