oleh

Polemik Internal Partai Golkar Sinjai, Politisi Senior ini Angkat Bicara

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Terkait polemik dalam Musda Partai Golkar Sinjai, politisi senior partai berlambang pohon beringin, Syamsuddin dengan tegas mengatakan bahwa siapapun yang ingin maju menjadi ketua DPD II Gokjar Sinjai wajib hukumnya memperoleh dukungan Pengurus Tingkat Kecamatan 50% plus satu.

Jika kandidat calon ketua tidak mendapatkan jumlah dukungan itu, maka wajib sesuai dengan AD ART Organisasi Golkar menunda pergelaran pemilihan ketua DPD sambil mencari figur yang bisa memenuhi syarat tersebut.

“Jika masih menggunakan aturan lama internal Golkar sesuai dengan AD ART dimana mewajibkan calon kandidat ketua DPD II harus memiliki suara pengurus kecamatan 50 plus 1 dan jika dalam proses pendaftaran calon ketua tidak memiliki 50 % suara PTK atau pimpinan tingkat kecamatan, maka harus dibatalkan sambil mencari figur yang bisa mendapatkan suara dukungan 50 plus satu,” ujar Syamsuddin yang akrab disapa Wira tidak lama ini.

Kemudian dilanjutkan menyikapi polemik yang terjadi di Partai Golkar Sinjai. Menurutnya, dengan mekanisme yang ada dimana seharusnya pengurus Golkar Sinjai harus membatalkan pendaftaran awal dan diwajibkan dibukanya kembali pendaftaran baru agar memberikan ruang kader yang ingin maju sebagai kandidat ketua DPD II Golkar Sinjai.

BACA JUGA: Sempat Diterpa ‘Badai’, SMPN 15 Sinjai Sukses Gelar Rapat Penilaian Akhir Tahun

“Wajib dan sifatnya harus, dimana ketika regulasi dan ketentuan AD ART dilanggar, panitia pemilihan ketua DPD II Golkar Sinjai membatalkan dan sambil menunggu calon lain untuk memenuhi aturan yang berlaku di internal Golkar itu sendiri,” ungkapnya.

Sebelumnya, sejumlah pengurus dan kader, memboikot kantor Golkar Sinjai. Mereka menilai Musyawarah Daerah Golkar Sinjai yang akan digelar pada hari Minggu, 27 Juni mendatang yang dinilai ilegal.

BACA JUGA: Lewat Rakor, Kakanwil Kemenag Sulsel Ajak FKUB Sinjai Jaga Soliditas Umat Beragama

Sekretaris Pimpinan Tingkat Kecamatan Bulupoddo, Erni Martina Dottoro dalam orasinya menegaskan, Musda yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat penuh kejanggalan dan rekayasa yang dilakoni oleh Ketua DPD Golkar Sulsel, Taufan Pawe.

Golkar Sulsel ingin mendorong Andi Kartini Ottong sebagai Ketua Golkar Sinjai. Namun, pada proses penjaringan calon ketua yang dilakukan oleh Plt Ketua Golkar Sinjai, Andi Iskandar Zulkarnain, Andi Kartini belum mendapat dukungan 30 persen untuk maju sebagai calon. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU