Polisi Bekuk ‘Si Palukka’ Dandi dan Kompolotannya, Dihadiahi Timah Panas

KABARSINJAI.COM, Makassar, – Rabu dini hari (18/9/2019), sekitar pukul 02.00 Wita. Tepatnya di wilayah Pampang. Aparat kepolisian dari tim gabungan Resmob Panakkukang yang dipimpin Ipda Roberth Hariyanto Siga yang diback up Tim Khusus Polda Sulsel dipimpin Panit Timsus Ipda Artenius MB.

Mereka petugas kepolisian terlibat kejar-kejaran terhadap seorang buronan dalam tindak pidana pencurian disertai kekerasan (Curas). Petugas kepolisian teriak meminta berhenti ke seorang pria yang dikejarnya itu.

Namun pria itu tetap saja berlari. Letusan pistol pun terdengar sebanyak tiga kali. Namun tak membuat pria itu menghentikan langkahnya.

Lagi-lagi pistol kembali menyalak sebanyak empat kali, teriaklah pria itu minta ampun seketika roboh. Petugas pun menghampirinya ternyata empat butir peluru bersarang di kedua betisnya, selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.

Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, tersangka yang dilumpuhkan itu adalah tersangka curas. Dia adalah Dandi yang sebelumnya ditangkap. Namun saat digiring dalam pengembangan penunjukan barang bukti kejahatannya di Jalan Pampang ia melakukan perlawanan.

Baca Juga: Puluhan Penyandang Disabilitas di Sinjai Akan Mendapatkan Bantuan Ternak Kambing

“Saat melakukan perlawanan tersangka lepas dari kawalan, kesempatan itu dimanfaatkan untuk mencoba melarikan diri. Upaya persuasif dilakukan dengan melepaskan tiga kali tembakan ke udara. Namun tersangka mengabaikannya dengan terpaksa langkahnya dihentikan setelah empat butir timah panas bersarang di betis kiri dan kanannya,” jelas Kompol Ananda, Kamis (19/9/2019)

Dia melanjutkan, selain menangkap Dandi dua orang rekannya pun yang merupakan warga Pampang masing-masing bernama Iq (16), dan Muh. Amri juga berhasil diringkus. Bahkan juga dua orang penadahnya yakni Muh. Saleh dan perempuan bernama Rini.

“Pengungkapan kasus ini bermula saat anggota Resmob Panakkukang di pimpin Kanit reskrim Iptu Andry Kurniawan yabg didampingi Panit 2 Reskrim Ipda Roberth Hariyanto Siga dan di back up Timsus Polda Sulsel dipimpin Ipda Artenius MB menerima informasi menyebutkan bahwa yang kerap kali melakukan pencurian kekerasan (Curas) dan pencurian pemberatan (Curat) diwilayah hukum polsek Panakukkang adalah Dandi dan kelompoknya,” jelas Ananda lagi.

Tim gabungan bergerak melakukan penyelidikan di wilayah Pampang. Dari hasil penyelidikan. Orang dicari itu pun bernama Dandi berhasil diringkus. Dia lalu diintrogasi dan mengakui perbuatannya termasuk menyebutkan dua orang rekannya Iq dan Muh. Amri.

“Komplotan tersangka berhasil diringkus kemudian mereka ketiganya digiring dalam pengembangan penunjukan persembunyian pendahnya berdasarkan pengakuannya. Alhasil kedua penadahnya pun juga terciduk keduanya yakni Muh. Saleh dan Perempuan Rini,” terang Ananda.

Setelah mereka komplotan tersangka diamankan bersama kedua penadahnya mereka kembali di mintai keterangannya masing-masing terutama Dandi.

“Dia (Dandi) mengakui kejahatannya melakukan tindak pidana pencurian (Curas), dan tindak pidana pencurian dan pemberatan (Curat). Disebutkan bahwa ia ditemani Iq dan Muh. Amri telah melakukan curat dengan masuk kedalam rumah kos lalu berhasil menggasak dua unit hp merek oppo A37 warna gold dan samsung J 2 prime warna silver, satu unit notbook merek lenovo warna hitam serta satu buah kalung emas dua gram,” terang Ananda menirukan pengakuan tersangka.

Baca Juga: Konjen Australia Richard Mathews Berkunjung ke Sinjai, Penasaran Apa Tujuannya? Lihat Disini

Dua lokasi lainnya sambung Ananda, aksi pencurian disebuah kos mereka komplotan pelaku berhasil menggasak satu unit hp merek Oppo F 1 s warna gold, satu unit laptop Toshiba ukuran16 inc warna hitam, satu unit tv lcd ukuran 32 inc, satu buah tv 21 ukuran 21 inc

Terakhir aksinya kata Ananda yang disebutkan tersangka dengan melakukan pencurian disertai kekerasan (Curas) dengan cara merapas tas milik korban berisi satu unit hp a3s warna merah, disebutkan juga tersangka bahwa rekannya yang ditemaninya saat itu mereka adalah Angga dan Dani yang kini keduanya berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO)

“Dari penangkapan ketiga tersangka dan dua orang penadahnya barang bukti yang berhasil kami sita berupa satu unit tv led ukuran 21 inc, satu unit tv led ukuran 32 inc, satu unit hp merek Oppo a3S, satu samurai lengkap dengan sarungnya, dua unit hp Nokia,” rinci Kapolsek.

Penulis : Ismar
Sumber : Berita Bersatu