oleh

Polisi Bongkar Kasus Perdagangan Orang di Sinjai, 3 Wanita Dijadikan PSK

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Kepolisian resort (Polres) Sinjai berhasil mengungkap kasus dugaan perdagangan orang atau tindak pidana eksploitasi seksual anak dibawah umur.

Pelaku yang berhasil diamankan diketahui berinisial YP (24) dan AR (43), sedang satu orang berinisial AD masih dalam lirik.

Selain itu diamankan juga 3 orang perempuan sebagai korban yang diduga dijadikan sebagai pekerja Seks Komersial inisial VA,(17) Ni (21) dan FI (24) tahun.

Kapolres Sinjai, AKBP Iwan Irmawan menuturkan, pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima oleh tim khusus gabungan Unit Resmob dan Sat Intelkam Polres Sinjai bahwa disalah satu rumah kos di BTN Aisyah, Jalan Samratulangi, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai tentang adanya tempat prostitusi.

Baca Juga: Pemkab Sinjai Kirim 2 Pasang Calon Paskibra di Tingkat Provinsi, ini Nama-namanya

“Setelah dilakukan penyelidikan pada Senin kemarin sekitar Pukul 12.00 Wita, berhasil diamankan terduga pelaku (Mucikari) inisial lel. YP, (24) tahun dan lel. AR, (43) tahun, Sementara pelaku lainnya inisial lel. AD masih dalam Lidik”, kata Iwan dalam pres Release via streaming di lobby parama satwika Polres Sinjai, Selasa (9/6/2020)

Lebih lanjut diungkapkan modus operasi pelaku YP memperkenalkan si korban dengan pelaku AD. Kemudian direkrut dan dibawa ke Bantaeng untuk dipekerjakan sebagai PSK dengan janji upah / penghasilan tinggi, namun setelah tiba di Bantaeng, korban dijerat utang dan harus dilunasi dengan cara bekerja sebagai PSK tapi bayaran jasa seluruhnya diambil oleh pelaku AD.

Setelah 2 bulan kemudian, pelaku memindahkan si korban ke Kabupaten Sinjai dan ditampung oleh AR dengan alasan akan dipekerjakan di caffe (tempat karaoke) namun setelah sampai di Kabupaten Sinjai korban diperkerjakan sebagai PSK dengan melayani lelaki hidung belang dengan cara dicarikan oleh pelaku AR dan pelaksanaannya korban diawasi serta dijaga oleh pelaku YP agar tidak melarikan diri dari tempat penampungan.

Komentar Facebook

BERITA TERBARU