oleh

PPNI Sinjai Minta BPJS Perawat Sukarela di Tanggung Pemda

Kabarsinjai.com – Sosialisasi bahaya Pungutan Liar (pungli) Dinas Kesehatan kabupaten Sinjai, yang diikuti ratusan perawat yang bertugas di enam belas Puskesmas se-kabupaten Sinjai, Kamis (14/09) sore berlangsung alot. Pasalnya dalam pertemuan tersebut Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sinjai, kembali meminta perhatian pemerintah daerah (pemda) Sinjai untuk merangkul seluruh tenaga sukarela keperawatan agar diberikan jaminan kesehatan dalam hal ini, Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

“Kami minta pemda perhatikan nasib tenaga perawat, dalam hal ini adalah jaminan kesehatan. Kasihan ketika perawat kami yang kesehariannya melayani (merawat) pasien tapi pas perawat yang sakit malah pusing memikirkan biaya kesehatannya karena mereka tidak memiliki kartu bpjs,” kata Syamsul Ahmad Sekretaris PPNI Sinjai.

Kemudian dikatakan bahwa ini bukan pertama kali PPNI Sinjai, mengusulkan akan adanya jaminan kesehatan ini untuk tenaga kesehatan perawat.

“Alasannya cukup simpel karena tenaga sukarela perawat memang tidak mampu membayar premi BPJS mandiri,” Lanjut Syamsul Ahmad.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Sinjai, Dr. Suryanto Asapa yang ditemui tim Kabarsinjai.com, mengaku telah melaporkan usulan ini ke pihak pemda, namun yang disayangkan adanya regulasi dari BPJS yang membuat hal tersebut kembali terbentur ditengah jalan.

“Itu sudah diupayakan, tinggal bagaimana pemerintah melihat kondisi ini, bahkan saya sudah sampaikan ke DPRD dan waktu itu mendukung. Namun lagi-lagi regulasinya BPJS yang jadi masalah karena yang ditanggung BPJS hanya tenaga kontrak bukan tenaga sukarela,” katanya.

Untuk itu Suryanto kembali berjanji akan menindaklanjuti permasalahan ini, karena menurutnya tenaga sukarela termasuk dalam kategori tidak mampu untuk membayar premi BPJS mandiri sebab tidak mempunyai pendapatan tetap, dan secara manusiawi mereka sudah melakukan pekerjaan yag mulia harusnya memang ditanggung.

“Saya sudah sampaikan ini beberapa bulan lalu, dan kami akan usulkan kembali ini karena teman-teman PPNI kembali meminta itu,” bebernya. (*)

Editor   : A. Mirza.

Komentar Facebook
loading...

BERITA TERBARU