oleh

Program AUTS Dinilai Pro Rakyat, Bupati ASA; Alhamdulillah, Klaim ke Peternak Capai Rp1,5 Miliar

KABARSINJAI.COM, Sinjai, – Program Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) yang dilaksanakan oleh Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa (ASA) sangat terasa manfaatnya di tengah masyarakat. Bahkan, jumlah klaim yang dibayarkan kepada peternak selama tahun 2021 berjumlah Rp1,5 miliar.

Program AUTS ini merupakan salah satu program unggulan dan pro rakyat yang digagas oleh Bupati lulusan Fakultas Hukum Universitas Trisakti  itu. Dia berkomitmen untuk mendorong program ini agar para peternak merasa aman, nyaman, dan tenang dalam beternak sapi.

Hal itu disebabkan karena perusahaan asuransi membayarkan klaim ke peternak jika sapinya hilang, mati bangkai, hingga dipotong paksa.

“Kami berkomitmen untuk membantu peternak, agar mereka tidak khawatir beternak karena ada asuransi jika mengalami masalah,” beber ASA, Sabtu (15/1/2022)

Baca juga: Anggarkan Ratusan Juta Dalam Setahun, Bukti Kepedulian Bupati ASA Terhadap Ponpes di Sinjai

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Sinjai, jumlah sapi yang diklaim pada tahun 2021 sebanyak 171 ekor. Terdiri dari, 24 ekor potong paksa dengan jumlah klaim Rp119,8 juta.

Kemudian, 142 ekor mati bangkai dengan jumlah klaim Rp1,4 miliar, dan 5 ekor sapi akibat kecurian dengan jumlah klaim Rp35 juta. Sehingga total klaim yang dibayarkan selama setahun sekitar Rp1,5 miliar.

“Inilah kelebihan dari asuransi, peternak tidak mengalami kerugian karena tetap mendapat klaim yang bisa digunakan beternak kembali,” urainya.

Untuk mendaftar program AUTS ini, jumlah premi yang harus dibayar setiap tahun sebesar Rp200 ribu. Namun, Pemerintah Pusat telah mensubsidi sebesar Rp160 ribu. Sementara Bupati ASA juga menyiapkan anggaran untuk membayar sisa premi sebesar Rp40 ribu. Sehingga peternak tidak dibebankan biaya premi.

Oleh karena itu, dia berharap, melalui program ini dapat menggairahkan perekonomian masyarakat. Sehingga pendapatan mereka bisa meningkat yang berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat. Terlebih lagi, usaha peternakan sapi bisa bertahan dalam kondisi apapun, termasuk di masa pandemi Covid-19.

Baca juga: KTM Peringati Hari Jadinya, Pemkab Sinjai Harap Sinergitas Membangun Daerah

Kepala DPKH Sinjai, Burhanuddin menambahkan, AUTS ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sehingga, kesadaran mereka untuk mengasuransikan ternak sapinya terus menunjukkan tren positif.

Terbukti, jumlah sapi yang preminya ditanggung oleh Pemkab Sinjai berjumlah 3.540 ekor. Namun, jumlah ternak yang terdaftar dalam setahun sebanyak 8.249 ekor sapi.

“Di atas 3.540 ekor itu preminya dibayar sendiri oleh peternak, Rp40 ribu per tahun, ini memang menguntungkan karena mereka mendapat klaim jika sapinya mengalami masalah,” urainya. (Tim)

Komentar Facebook

BERITA TERBARU